Andre Rosiade Resmikan BTS Agam: Sudah Dipilih, Tugas Kami Pastikan Pembangunan

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, meresmikan operasional tower BTS Telkomsel di Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Andre Rosiade meresmikan operasional tower BTS Telkomsel di Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Minggu (10/5/2026). Kehadiran BTS tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pengurangan wilayah blank spot sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di Sumbar, khususnya Kabupaten Agam.

Turut datang dalam aktivitas tersebut Anggota DPRD Agam Novi Irwan, Camat Malalak Ulya Satar, para wali nagari, niniak mamak, tokoh masyarakat, serta jejeran Telkomsel ialah Surya Firdaus selaku Manager Network Operation Bukittinggi, Galuh Ranggakusuma selaku Manager Mobile Consumer Branch Bukittinggi, Hafiz Alsatori selaku Supervisor Territory Mobile Business Bukittinggi, dan Baihaqi Firmansyah selaku Engineer Network Operation Bukittinggi.

Dalam sambutannya, Andre menegaskan pembangunan prasarana telekomunikasi merupakan corak tanggung jawab wakil rakyat kepada masyarakat nan telah memberikan amanah.

“Jadi ini kami pertegas kembali, kami sebagai personil DPR membantu Kabupaten Agam itu bukan lantaran mau nyalon gubernur. Karena tugas kami memang dipilih masyarakat. Kalau sudah dipilih tentu kudu mengabdi. Sudah terpilih tentu kudu melayani. Sudah terpilih tentu kudu mengeksekusi,” kata Andre nan juga Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR RI.

Andre menyebut aspirasi pembangunan BTS di beragam wilayah di Sumbar terus diperjuangkan berbareng kepala wilayah dan wali nagari. Menurutnya, banyak wilayah nan sebelumnya belum menjadi prioritas pembangunan akhirnya bisa direalisasikan setelah didorong secara langsung ke pihak Telkomsel.

“Kadang wilayah ini dianggap belum prioritas lantaran keterbatasan anggaran. Nah tugas kami mendorong agar nan belum prioritas itu bisa segera dibangun,” ujar Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang ini.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, meresmikan operasional tower BTS Telkomsel di Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Foto: Dok. Istimewa

Andre menargetkan persoalan blank spot di Sumatera Barat bisa diselesaikan secara berjenjang hingga 2029. Untuk wilayah Sumbar 2, sejumlah titik nan sekarang menjadi prioritas di antaranya Galugua di Kapur IX serta Koto Tinggi Tambago PDRI di Kabupaten Lima Puluh Kota.

Andre Rosiade juga mengapresiasi kerja keras Telkomsel nan terus membantu pengurangan blank spot di 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat. “Alhamdulillah Telkomsel sudah bekerja keras membantu kita semua di Sumbar memastikan blank spot terus berkurang,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Andre turut mengingatkan masyarakat agar menjaga aset BTS, terutama baterai dan kabel nan kerap menjadi sasaran pencurian. Ia meminta perangkat nagari dan masyarakat aktif mengawasi orang-orang nan datang mengaku sebagai petugas Telkomsel.

“Yang paling mahal itu baterai. Jadi tolong dijaga. Biasanya modus pencuri memakai atribut Telkomsel. Kalau ada nan datang, difoto KTP, orang dan motornya agar mudah dilaporkan,” ujar Andre.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyebut saat ini tetap terdapat sejumlah titik blank spot di Kabupaten Agam, di antaranya di Kecamatan Palembayan, Lubuk Basung, dan sebagian wilayah Malalak. “Kita tetap minta support Pak Andre Rosiade untuk perihal ini agar dipercepat Telkomsel,” kata mantan Wakil Ketua Komisi V DPR ini.

Manager Network Operation Bukittinggi Telkomsel, Surya Firdaus, mengucapkan terima kasih atas support penuh Andre Rosiade terhadap percepatan pembangunan jaringan telekomunikasi di Sumatera Barat. Ia berambisi keberadaan BTS tersebut dapat dijaga berbareng oleh masyarakat agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Andre Rosiade atas support penuh terhadap percepatan pembangunan BTS di Sumatera Barat. Kami berambisi BTS ini dijaga berbareng oleh masyarakat, lantaran tetap sering terjadi pencurian baterai di sejumlah lokasi,” katanya

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan