Keluarga meminta agar pelaku nan menembak Bripka (Anumerta) Arya Supena segera ditangkap. Keluarga juga berambisi pelaku bisa segera diadili dan diberikan balasan setimpal.
Diketahui, Bripka Arya gugur usai ditembak oleh pelaku pencurian sepeda motor nan dipergokinya di Jalan ZA Pagar Alam, Bandar Lampung.
“Saya selaku mewakili family besar, kami minta pelakunya sesegera mungkin ditangkap, kemudian diadili seadil-adilnya,” kata kakak sepupu Bripka Arya, Abdi Antoro, Minggu (10/5).
Usai kejadian ini, Abdi juga berambisi agar polisi bisa menindak tegas para pelaku pemalak alias pencuri kendaraan bermotor. Ini diperlukan untuk menjaga situasi Lampung tetap aman.
“Saya juga berambisi dari pihak kepolisian mungkin dengan peristiwa ini bisa menindak tegas terutama para pemalak alias maling motor dan sebagainya. Jadi jika bisa memang kudu betul-betul ditindak tegas agar di tempat kita ini bisa kondusif dan kondusif dari para pemalak dan pencuri motor nan bersenjata senpi,” ujarnya.
Sosok Bripka Arya
Abdi mengungkapkan, almarhum meninggalkan dua anak nan tetap kecil. Menurutnya, semasa hidup Arya dikenal sebagai sosok nan baik di lingkungan masyarakat maupun tempatnya berdinas.
“Alhamdulillah adik saya ini dikenal baik, baik di lingkungan masyarakat ataupun di tempat dinasnya di Polda. Sangat giat ibadah dan sebagai anak nan berkhidmat kepada kedua orang tuanya,” tutur dia.
Peristiwa penembakan ini terjadi pada Sabtu (9/5). Saat itu, Bripka Arya memergoki dua pelaku pencurian sedang merusak kunci salah satu sepeda motor nan sedang parkir depan salah satu toko di lokasi.
Saat korban menegur pelaku, salah satu pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan ke arah kepala korban. Luka tembakan menyebabkan korban kritis dan meninggal bumi di RS Bhayangkara Polda Lampung.
Polisi saat ini tetap melakukan penyelidikan dan memburu para pelaku.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·