Ilustrasi(Dok Istimewa)
DALAM rangka mendukung ekspansi upaya ke pasar daya internasional dan memperkuat kapabilitas sumber daya manusia (SDM), PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) meluncurkan program training bahasa asing berbasis teknologi kepintaran buatan (Artificial Intelligence/AI) berjudul Global Language Operations for Business in Energy (GLOBE).
Dalam pelaksanaannya, perusahaan berkolaborasi dengan platform training bahasa ELSA Business. Program ini memanfaatkan teknologi pengenalan bunyi (speech recognition) dan AI Learning Agent untuk memberikan umpan kembali pertimbangan pengucapan secara real-time serta alur pembelajaran nan dipersonalisasi sesuai kebutuhan industri pengeboran.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menjelaskan bahwa penguasaan bahasa internasional menjadi kebutuhan krusial seiring meningkatnya kerjasama lintas negara, transfer teknologi, serta proyek berbareng mitra global.
“GLOBE merupakan langkah strategis untuk membangun SDM nan tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga mempunyai pondasi komunikasi dunia nan kuat. Dengan support teknologi AI, proses pembelajaran menjadi lebih adaptif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan upaya internasional,” ujar Avep dalam keterangannya, Senin (27/7/2026).
Sementara itu, Vice President Human Capital Pertamina Drilling, Abimanyu Suryadi, menambahkan bahwa penerapan teknologi ini merupakan bagian dari transformasi digital dalam pengembangan talenta di lingkungan perusahaan. Sistem berbasis AI memungkinkan para pekerja untuk berlatih secara berdikari dan elastis guna menunjang produktivitas kerja harian, seperti presentasi proyek maupun obrolan teknis.
Dari pihak mitra penyedia teknologi, Country Director ELSA Business Indonesia, Yasser Muhammad Syaiful, menyampaikan bahwa keahlian komunikasi nan adaptif merupakan aspek pelengkap nan krusial bagi kelebihan teknis para ahli di sektor energi.
"Melalui GLOBE, kami mau membantu talenta Pertamina Drilling membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi dengan support AI, sehingga mereka semakin siap berkolaborasi, menangkap kesempatan global, dan menciptakan nilai bagi perusahaan," kata Yasser. (H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·