Jakarta -
Nasib pilu menimpa satu family nan tinggal di seberang SPBE Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Lima orang personil family tersebut diketahui menjadi korban kebakaran pekan lalu, di mana dua orang di antaranya meninggal dunia.
Camat Mustika Jaya, Maka Nachrowi, membenarkan info tersebut. Dia mengatakan salah satu anak dari family tersebut, Aulia Putri Budiastuti, mengembuskan napas terakhirnya pagi ini.
"Barusan jam 4.30 tadi subuh, Aulia Putri meninggal, nan satu family 5 orang (korban) itu," kata Nachrowi saat dihubungi, Kamis (9/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nachrowi menjelaskan, Aulia meninggal bumi akibat luka bakar serius mencapai 63 persen. Kondisinya serupa dengan sang adik, Sapta, nan meninggal sehari sebelumnya.
"Kemarin kan Sapta adiknya (meninggal). Sapta itu anak terakhir, bungsu," ujarnya.
"Kalau saya baca di info dari Dinkes, ini 63 persen (luka bakar)," sambung dia.
Nachrowi mengatakan, selain Aulia dan Sapta, terdapat tiga personil family lainnya nan turut menjadi korban kebakaran. Tiga orang tersebut terdiri dari sang ayah serta dua anak laki-lakinya, Fajar dan Dimas, nan tetap menjalani perawatan di rumah sakit.
"Kalau bapaknya di rumah sakit sana, RSUD Cibitung. Kalau Dimas, sama Fajar itu dirawat di rumah sakit Citra Arrafiq," imbuhnya.
Momen Panik Sebelum Ledakan
Nachrowi menceritakan kondisi family tersebut sebelum ledakan terjadi. Dia menyebut saat itu kelimanya sedang berkumpul di rumah nan berlokasi persis di seberang SPBE.
Ketika kebakaran terjadi, sang ayah nan saat itu berada di luar rumah sempat berlari masuk untuk menyelamatkan anak-anaknya.
"Bapaknya lari ke rumah. Saat itu belum terjadi apa-apa, belum ada api. Dia bilang, 'Ayo keluar, mari keluar', semua disuruh keluar," tutur Nachrowi.
"Pas mau keluar, ya itu terjadi (ledakan). Makanya bapaknya jadi ikut kena," lanjutnya.
Beruntung, sang ibu tak ikut menjadi korban, lantaran pada saat kejadian sedang berada di rumah sakit untuk kontrol kesehatan. Selain itu, anak sulung mereka nan berjulukan Aris juga selamat lantaran sudah tidak tinggal serumah.
Dari lima orang personil family nan berada di letak saat ledakan, berikut adalah rincian kondisinya:
1. Aulia Putri Budiastuti (anak): Meninggal bumi (Luka bakar 63 persen).
2. Sapta Prihantono (anak): Meninggal bumi (Luka bakar 63 persen)
3. Ayah: Masih dirawat di RSUD Cibitung.
4. Dimas (anak): Masih dirawat di RS Citra Arrafiq.
5. Fajar (anak): Masih dirawat di RS Citra Arrafiq.
Sebagai informasi, korban akibat kebakaran SPBE Cimuning bertambah menjadi 22 orang. Selain dua kakak-beradik tersebut, dua orang petugas keamanan SPBE berjulukan Suyadi (63) dan Djaimun (61) juga dilaporkan meninggal bumi dengan luka bakar masing-masing mencapai 92 persen dan 97 persen.
(azh/azh)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·