Bocah 7 Tahun yang Dilaporkan Hilang di Kutim Ditemukan Meninggal, Terduga Pelaku Ditangkap

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Bocah 7 Tahun nan Dilaporkan Hilang di Kutim Ditemukan Meninggal, Terduga Pelaku Ditangkap Ilustrasi(magnific)

TIM Gabungan terdiri dari Jatanras Polda Kalimantan Timur (Kaltim), Polres Kutai Timur dan jejeran Polsek Sangatta Utara menemukan bocah berumur 7 tahun berjulukan Royyan Prasetyo, dengan kondisi meninggal dunia diduga menjadi korban pembunuhan. Jasad korban didapati di semak belukar sekitar Masjid Agung Al-Faruq Bukit Pelangi Sangatta, Kutim.

Sebelumnya orang tua korban pada Senin (01/6), telah melaporkan anak itu lenyap pada Polsek Sangatta Utara dan sempat beredar bahwa bocah itu diduga diculik oleh orang tak dikenal dan meminta tebusan uang.

Kapolres Kabupaten Kutim, AKBP Fauzan Arianto melalui Kasi Humas Polres Kutim, AIPTU Wahyu Winarko, Rabu (3/6) membenarkan mengenai penemuan jasad korban tersebut diduga dibunuh. Sementara terduga pelakunya seorang laki-laki juga telah sukses diringkus oleh tim gabungan. Ia membantah jika korban adalah korban penculikan.

“Bukan korban penculikan,tetapi korban perampasan kewenangan anak. Korban ditemukan oleh tim campuran terdiri dari  Jatanras Polda Kaltim, Polres Kutim dan Polsek Sangatta Utara,” bebernya.

Sedangkan pelaku, sukses ditangkap di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. Pelaku ketika itu beriktikad melarikan diri, tetapi kandas lantaran keburu diringkus oleh petugas.

“Hingga sekarang polisi tetap menggali keterangan terduga pelaku, apakah motif kejahatan nan dilakukan sehingga korban dibunuh. Bisa saja motip lantaran dendam alias punya masalah dengan orang tua pelaku,” tuturnya.

Saat ini usai diringkus terduga pelaku, telah diamankan di Polda Kaltim untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dan untuk info lebih lanjut kelak bakal disampaikan oleh Polda Kaltim.  

Ia mengimbau, masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan info nan belum terverifikasi kebenarannya. Karena saat ini proses pemeriksaan tengah berjalan di Polda Kaltim.

“Saat ini memang telah beredar di media sosial mengenai kasus ini, namun kami imbau masyarakat tidak mudah begitu saja percaya atas info itu, sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian,” pintanya.

Diberitakan sebelumnya, AIPTU Wahyu menutukan, sejak menerima laporan orang tua korban Senin kemarin, Tim campuran dari Polres Kutim dan Polsek Sangatta Utara telah diterjunkan untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Tim campuran dari Polres Kutai Timur dan Polsek Sangatta Utara sudah berada di lapangan sejak kemarin untuk melakukan serangkaian penyelidikan dan penelusuran mengenai laporan nan diterima. Saat ini personil tetap bekerja mengumpulkan keterangan dan mencari petunjuk nan dapat membantu proses pengungkapan kasus.

“Kepolisian terus berkoordinasi dengan family korban, saksi-saksi, serta pihak-pihak mengenai guna memperoleh info nan akurat,” pungkasnya (EM)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia