Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan otomotif asal China makin garang dalam merilis mobil baru, terbaru Jetour meluncurkan Jetour T1 i-DM nan merupakan mobil plug in Hybrid (PHEV). Mobil ini diklaim dapat digunakan tanpa perlu sering mengisi bahan bakar maupun daya baterai. Dalam kondisi tangki penuh dan baterai terisi, mobil ini diklaim bisa melaju sampai 1.200 km, alias ialah berjarak Jakarta-Bali.
"Angka tersebut membikin T1 i-DM cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh tanpa perlu sering mengisi bahan bakar maupun daya baterai," kata Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia, Moch. Ranggy Radiansyah dalam keterangannya Rabu (10/6/2026).
Salah satu komponennya, baterai LFP berkapasitas 18,4 kWh telah mendukung DC fast charging dari 30 hingga 80 persen hanya dalam 27 menit. Berbeda dengan mobil hybrid konvensional, PHEV memungkinkan baterai diisi ulang melalui listrik sehingga bisa memberikan jarak tempuh nan lebih jauh, sekaligus tetap didukung mesin bensin saat baterai habis.
"Minat terhadap elektrifikasi terus tumbuh. Tapi pada saat nan sama, tetap banyak konsumen nan cemas mengenai jarak tempuh, prasarana pengisian daya, serta elastisitas penggunaan kendaraan elektrifikasi dalam aktivitas sehari-hari," kata Ranggy.
Mengenai banderolnya, Jetour memasarkan T1 i-DM dengan nilai Rp 558 juta, namun untuk 500 pembeli pertama dibanderol Rp 538 juta. Jetour juga merilis Jetour T1 konvesional berbahan bakar bensin dengan banderol Rp 408 juta, namun untuk pembeli pertama dijual dengan nilai Rp 388 juta.
Di Indonesia, brand ini tengah bersaing dengan nama-nama brand China lainnya ialah seperti BYD, Chery hingga Aion. Meski tergolong baru masuk ke Indonesia ialah pada 2025 lalu, namun pabrikan China ini sudah masuk ke dalam posisi 20 besar wholesale alias dari pabrikan ke Diler pada tahun 2026 ini.
Sepanjang Januari-April 2026, sudah terjual 947 mobil alias rata-rata terjual 200 mobil lebih per bulan. Sedangkan penjualan ritel dari Diler ke pembeli akhir ialah sebanyak 822 unit.
Untuk mendongkrak penjualan, brand China belakangan kian aktif dalam merilis mobil baru. Salah satu bocorannya terlihat dalam Permendagri 11 tahun 2026 Tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Dan Pajak Alat Berat.
Seperti diketahui, bocoran mobil nan bakal masuk ke Indonesia biasanya muncul dalam corak Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) nan ada pada izin pemerintah. Dalam lampiran patokan tersebut, muncul T2 i-DM sebesar Rp316 juta. Namun, Ranggy enggan berbincang banyak tentang mobil itu.
"Ditunggu tanggal mainnya jika nan itu (T2 i-DM). nan sudah dipastikan untuk meluncur tahun ini kan selain T1 itu, ada T2 i-DM juga ya. T2 di semester dua (tahun 2026)," kata Ranggy.
Jetour T1 i-DM. (Dok. Jetour) Foto: Jetour T1 i-DM. (Dok. Jetour)
(dce)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·