
Pemain Timnas Irak, Frans Putros. (Foto: Instagram/fransputros)
SEJARAH baru saja tercipta bagi persepakbolaan Irak dan juga Persib Bandung. Keberhasilan Timnas Irak mengunci tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Bolivia 2-1 di babak play-off antarkonfederasi, Rabu 1 April 2027, membawa berkah finansial luar biasa bagi klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Meskipun bek jagoan Persib, Frans Putros, hanya duduk di bangku persediaan dalam laga penentuan melawan Bolivia di Estadio BBVA tersebut, statusnya sebagai bagian dari skuad didikan Graham Arnold tetap tercatat dalam sejarah. Hal ini secara otomatis mengaktifkan potensi kucuran biaya segar dari FIFA melalui program support klub nan nilainya sangat fantastis.
1. Skema Club Benefit Programme
Persib Bandung berkesempatan besar mandi duit melalui skema Club Benefit Programme alias program support klub nan dilanjutkan FIFA untuk Piala Dunia 2026. Program ini dirancang sebagai corak kompensasi bagi klub-klub nan melepas pemainnya untuk berperan-serta dalam arena empat tahunan tersebut.
Berbeda dengan jenis sebelumnya, cakupan penerima support sekarang diperluas bagi klub nan melepas pemain sejak babak kualifikasi. Total subsidi nan disiapkan FIFA untuk jenis 2026 melonjak drastis hingga mencapai 355 juta dolar AS alias setara dengan Rp6 triliun.
Frans Putros
Angka ini naik signifikan dibandingkan Piala Dunia 2022 nan hanya mengalokasikan 209 juta dolar AS. Jika merujuk pada rata-rata pembagian kepada sekitar 440 klub di seluruh dunia, Persib Bandung diprediksi bisa mengantongi biaya kompensasi hingga kisaran Rp73,3 miliar jika Frans Putros masuk dalam skuad final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko nanti.
2. Akumulasi Poin
Pundi-pundi duit nan diterima Maung Bandung tidak hanya berasal dari Frans Putros seorang. Bantuan finansial ini bakal dihitung berasas lama keterlibatan pemain sejak babak kualifikasi.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·