
Pemain Al Qadsiah, Tijjani Reijnders. (Foto: Instagram/tijjanireijnders)
PEMAIN Keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders resmi meninggalkan Manchester City untuk berasosiasi dengan klub Arab Saudi, Al-Qadsiah. Kepindahan gelandang asal Belanda ini memicu cerita menarik di kembali layar di bursa transfer musim panas 2026.
Sebelum memutuskan hijrah ke Timur Tengah, gelandang berumur 28 tahun ini rupanya menjadi rebutan banyak klub top Eropa. Sang ayah, Martin Reijnders, membeberkan ada lima klub nan sempat berupaya keras untuk mendapatkan tanda tangan putranya.
Klub-klub tersebut meliputi Newcastle United, Nottingham Forest, Atletico Madrid, Juventus, hingga Galatasaray. Masing-masing fans kudu gigit jari lantaran beragam hambatan negosiasi dengan pihak Manchester City.
1. Nyaris Gabung Klub Top Eropa
Menurut Martin, Manchester City sebenarnya tidak beriktikad melepas Reijnders begitu saja selain banderol nilai nan diminta terpenuhi. Klub didikan Enzo Maresca tersebut mematok nomor nan tegas dan tidak mau turun nilai demi melepas sang pemain.
Atletico Madrid dikabarkan sangat berkeinginan namun terkendala masalah finansial untuk merampungkan transfer permanen. Sementara itu, Juventus dan raksasa Turki Galatasaray hanya mengusulkan proposal peminjaman nan langsung ditolak mentah-mentah oleh pihak City.
Tijjani Reijnders bela Al Qadsiah. (Foto: Instagram/tijjanireijnders)
Upaya dari klub Liga Inggris seperti Nottingham Forest dan Newcastle United juga berujung pada jalan buntu. Kedua klub tersebut kandas mencapai kata sepakat mengenai nilai transfer dengan manajemen The Citizens.
“Mereka (manajemen Man City) mengatakan: jika Anda menginginkan transfer, itu hanya bakal terjadi dengan biaya nan kami setujui. Tidak kurang dari itu.Atletico Madrid tertarik tetapi tidak dapat mencapai kesepakatan finansial,” jelas Martin Reijnders, dikutip dari Sportsmole, Kamis (27/8/2026).
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·