Sebelum Dicari KPK, Silmy Karim Sempat Balas Pesan soal OTT Imigrasi Jakbar

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

KPK menangkap belasan orang dalam OTT di Imigrasi Jakarta Barat. KPK menyita peralatan bukti dolar Amerika Serikat hingga logam mulia.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah ikut terjaring dalam operasi senyap KPK.

"Salah satunya (Kepala Kantor Imigrasi) itu. Ada belasan orang nan diamankan dalam rangkaian aktivitas peristiwa tertangkap tangan kali ini," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Dari OTT tersebut, KPK menyita sejumlah peralatan bukti.

"Barang bukti nan diamankan ada kendaraan berupa mobil dan motor, kemudian ada juga peralatan bukti dalam corak duit tunai seperti valas USD (dolar AS) dan SGD (dolar Singapura), dan juga ada dalam corak logam mulia emas," kata Budi.

Budi berjanji, KPK bakal memberikan perkembangan terbaru kasus ini.

"Kami bakal pembaruan (beri tahu) terus perkembangannya, termasuk juga peralatan bukti-barang bukti nan diamankan. Nanti kami bakal pembaruan secara perincian untuk jumlahnya," katanya.

KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak nan ditangkap dalam OTT tersebut sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Selain Ronald, Budi mengatakan KPK menangkap sejumlah aparatur sipil negara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta pihak swasta dalam upaya paksa nan dilakukan sejak Selasa (2/6/2026) malam.

Sementara itu, dia mengatakan tim KPK pada Rabu ini tetap berupaya melakukan penangkapan di wilayah selain Jakbar.

"Dalam perkembangannya, tim juga saat ini sedang bergerak di lapangan di wilayah Bali dan juga Jawa Barat," katanya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita