SBY Senang Rupiah-IHSG Kembali Kuat: Terima Kasih Pemerintah Prabowo

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyambut baik kondisi nilai tukar rupiah dan IHSG yang menguat secara signifikan dalam dua hari terakhir, 9-10 Juni.

Nilai tukar rupiah Rp18.141 per dolar AS pada Selasa (9/6) pagi. Kemudian kembali menguat di level Rp17.912 per dolar AS pada perdagangan Rabu (10/6) pagi.

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 82,58 poin alias naik 1,44 persen ke level 5.829 pada awal perdagangan pagi kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini merupakan awal dan pertanda baik ~ "a good beginning"," kata SBY lewat akun resmi Twitter-nya, @SBYudhoyono, Rabu (10/6).

SBY mengatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto masih mempunyai sumber daya politik dan ekonomi untuk mengatasi tekanan ekonomi nan terjadi saat ini.

Menurutnya, tetap tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal sehingga pemerintah sukses menghentikan proses pelemahan Rupiah dan IHSG nan terjadi secara berturut-turut dalam jumlah nan besar.

"Itulah sebabnya kebijakan nan dijalankan oleh Bank Indonesia, tentunya bersinergi dengan pemerintah, menjadi salah satu aspek positif dalam menghentikan rontoknya Rupiah dan IHSG," ujarnya.

"Kalau tidak, pelemahan saham dan mata duit kita bisa "unstoppable". Pasalnya, sudah menjadi satu antara aspek "real economy", utamanya situasi fiskal dan APBN kita termasuk beban utang nan melilit, dengan aspek psikologis dan persepsi pasar nan tidak positif," kata SBY menambahkan.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu berambisi pemerintah terus melakukan langkah-langkah stabilisasi ekonomi, seperti menyehatkan APBN, membatasi dan mengendalikan jumlah utang pemerintah.

Selain itu, kata SBY, mencegah terjadinya kenaikan nilai peralatan dan jasa nan bisa memukul kehidupan rakyat hingga memulihkan kembali kepercayaan investor.

"Meningkatkan komunikasi nan lebih efektif sehingga kebijakan dan langkah pemerintah dimengerti oleh rakyat dan "market". Menghentikan beragam spekulasi dan ketidakpastian," katanya.

SBY meminta pemerintah juga melindungi rakyat nan sangat terdampak dengan situasi ekonomi, termasuk akibat dari kenaikan nilai BBM.

"Saya tahu, lantaran kenyang dalam menangani tekanan ekonomi seperti ini ketika memimpin Indonesia dulu, semua ikhtiar pemerintah ini tentu memerlukan waktu," ujarnya.

"Perlu support publik nan lebih kuat. Ingat, "in crucial thing, unity". "In important thing, dialogue" dan diwadahinya keragaman pandangan nan konstruktif. Pikiran nan rasional, kebijakan nan tepat dan aksi-aksi nyata nan serius menjadi sangat penting," kata SBY menambahkan.

[Gambas:Twitter]

(fra/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional