Sayembara Rp750 Juta Aman Yani dari Dedi Mulyadi

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggelar sayembara senilai Rp750 juta bagi siapapun nan bisa menemukan warganya di Kabupaten Indramayu bernama Aman Yani.

Sayembara itu diumumkan Dedi melalui akun IG pribadinya, saat dia berjumpa adik Aman Yani.

"Saya berjumpa adiknya Pak Aman Yani nan hari ini tidak ada. Tidak adanya apakah tidak ada itu ada tapi tidak bisa dilihat alias memang sudah tidak bisa dilihat alias sudah meninggal dunia," kata Dedi dikutip Jumat (22/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Siapa Aman Yani?

Nama Aman Yani mencuat usai dituding oleh salah satu terdakwa sebagai otak di kembali pembunuhan satu family di Paoman, Indramayu pada Agustus 2025.

Pembunuhan itu menewaskan lima orang nan merupakan satu keluarga. Mereka ialah Haji Sahroni (75), Budi (45) nan merupakan anak Sahroni, Euis (40) nan merupakan istri Budi, RK (7) dan B (8 bulan)

Jasad kelimanya ditemukan pada 1 September 2025. Polisi kemudian menangkap dua orang, ialah Ririn Rifanto (36) dan Priyo Bagus Setiawan (30). Belakangan, dalam sidang, Priyo menyebut tiga pelaku lain. Mereka ialah Aman Yani, Joko, Yoga, dan Hadi.

Namun, keterkaitan Aman Yani dalam kasus tersebut dipertanyakan lantaran sosoknya selama bertahun-tahun tidak diketahui dan telah dilaporkan lenyap oleh family sejak 2016.

Kronologi dilaporkan hilang

Melansir Detikjabar, awal Mei 2026, family tak tinggal tak bersuara setelah Aman Yani disebut terlibat dalam kasus pembunuhan satu family di Kelurahan Paoman, Indramayu.

Mereka melaporkan terdakwa Priyo Bagus Setiawan ke Polres Indramayu pada Minggu (3/5) atas dugaan merintangi proses peradilan (obstruction of justice) serta menyebarkan tuduhan tanpa dasar.

Kuasa norma family Aman Yani, Ruslandi, dalam sidang mengatakan bahwa salah satu terdakwa atas nama Priyo menyatakan ada empat pelaku utama. Salah satu nan ditunjuk adalah Aman Yani, laki-laki nan menurut family justru sudah raib tanpa berita selama bertahun-tahun.

Keluarga menegaskan tudingan itu sangat tidak berdasar. Berdasarkan catatan keluarga, Aman Yani terakhir kali berpamitan kepada ibunya pada Maret 2016 untuk merantau ke Bandung setelah resign dari sebuah bank pelat merah.

Ruslandi meragukan pengakuan para terdakwa nan menyebut sempat berjumpa Aman Yani di area Kuliner Cimanuk, Indramayu, sekitar Agustus hingga September 2025 untuk merancang tindakan biadab tersebut.

"Fakta itu bertentangan dengan kondisi sebenarnya, lantaran family sudah lama mencari nan bersangkutan, apalagi sempat menyebarkan info orang lenyap di media sosial sejak 2020," kata Ruslandi.

Adik Aman Yani, Uyat Suratman, mengungkap sederet kejanggalan sejak kakaknya hilang. Ia mengaku pernah diminta seseorang untuk berpura-pura menjadi Aman Yani demi mencairkan biaya pensiun, termasuk diminta memalsukan surat kuasa.

Lalu, pada 2018, family sempat menerima pesan dari orang nan mengaku sebagai pengacara perwakilan Aman Yani. Namun, sosok misterius itu tidak pernah menampakkan diri alias berkomunikasi secara langsung.

Lewat unggahannya, Dedi nan menunjukkan foto Aman Yani, menyebut sosok tersebut misterius. Dia pun meminta Aman Yani untuk pulang, karena biaya pensiunnya saat bekerja telah dicairkan oleh seorang pengacara berjulukan Khotibul atas pengarahan Ririn.

Menurut Dedi, ada tanda tangan Aman Yani nan digunakan untuk mencairkan biaya pensiun meski pihak nan mencairkan tidak pernah berjumpa Aman Yani.

"Yang pertama andaikan Pak Aman Yani tetap ada di Indonesia alias di luar negeri, bapak tahu sudah ada pengakuan dari pengacara Khotibul bahwa biaya pensiun bapak diambil oleh Ririn dan pengakuannya ada tanda tangan kuasa dari bapak. Walaupun si pemberi kuasa dengan nan berkuasa tidak pernah berjumpa ini peristiwa paling aneh," kata Dedi.

Dedi berjanji bakal mengganti duit pensiun tersebut senilai Rp750, jika Aman Yani tetap hidup dan pulang ke Indramayu berjumpa keluarga. Uang tersebut juga bakal diberikan kepada siapapun nan bisa membawa pulang Aman Yani.

"Bapak kembali deh jika tetap ada. Itu biaya pensiun nan kemarin Rp400 juta saya tambahin jadi Rp750 juta deh saya kasih buat bapak tapi bapak balik. Balik ke Indramayu temui istri, temui anak-anak dan family walaupun istrinya sudah jadi mantan," ujarnya.

(thr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional