Satu Hari Pascagempa NTT, BNPB Sebut Akses Jalan-Listrik Mulai Pulih

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Warga menyelamatkan diri imbas gempa 7,7 magnitudo di Talibura, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). Foto: Arnold Welianto/REUTERS

Sejumlah jasa dasar di wilayah terdampak gempa 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT) berangsur pulih pada hari kedua pascabencana, Minggu (16/8).

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari mengatakan, salah satu akses nan sebelumnya terdampak longsor sekarang sudah dapat dilalui kendaraan pengangkut bahan bakar minyak (BBM).

“Per sore ini, ruas jalan di kilometer 49 Kecamatan Reo sudah dapat dilalui oleh truk pengangkut BBM,” kata Abdul dalam bertemu pers mengenai perkembangan penanganan gempa 7,7 M, Minggu (16/8).

Menurut Abdul, ruas jalan tersebut sebelumnya terputus akibat longsor pascagempa. Material berupa batu besar nan menghalang akses telah dibersihkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Yang mungkin kemarin pada saat hari kejadian itu ada batu besar di arah jalan akibat longsor pascagempa, saat ini sudah dibersihkan oleh Kementerian PU,” ujarnya.

Tak hanya di KM 49 Kecamatan Reo, Abdul menyebut nyaris seluruh titik jalan nan sebelumnya terdampak alias tertimbun longsor telah memasuki tahap akhir pembersihan.

Ia berambisi seluruh jalur nan sebelumnya tidak dapat dilalui sudah kembali bisa digunakan paling lambat pada Senin (17/8).

“Kalau tidak hari ini maksimal besok titik-titik jalur jalan terdampak longsor sebelumnya nan tidak bisa dilalui kita harapkan sudah bisa dilalui,” kata Abdul.

Pemulihan akses jalan dinilai krusial lantaran berangkaian dengan kelancaran penanganan bencana, termasuk pengedaran support kepada masyarakat terdampak.

“Ini sangat krusial lantaran akses jalannya bakal menentukan optimasi dari pemulihan di sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari saat memberikan keterangan mengenai pembaruan penanganan gempa M 7,7 di NTT, Minggu (16/8/2026). Foto: YouTube/BNPB

Selain akses jalan, jasa listrik di sejumlah wilayah juga mulai kembali normal. Abdul mengatakan beberapa wilayah nan mengalami pemadaman listrik alias blackout pada hari pertama pascagempa sekarang sudah kembali mendapatkan aliran listrik.

“Tadi juga sempat disampaikan oleh Dirut PLN bahwa di beberapa titik dan wilayah nan kemarin pada hari pertama pascagempa ini mengalami blackout, per hari ini itu sudah bisa dinyalakan kembali,” katanya.

Meski demikian, BNPB tetap membuka laporan bagi masyarakat nan wilayahnya belum mendapat pasokan listrik.

Abdul meminta penduduk nan tetap mengalami pemadaman melaporkannya melalui call center BNPB 117 agar dapat segera dikoordinasikan dengan PLN.

“Kalau tetap ada daerah-daerah nan tetap mengalami pemadaman segera melaporkan melalui call center BNPB 117 untuk bisa segera kita koordinasikan dengan PLN,” ujarnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan