Liputan6.com, Jakarta - Seorang satpam berjulukan Sumarna (40) ditemukan meninggal bumi di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jumat (24/7). Saat dievakuasi, korban ditemukan dengan kedua tangan terborgol ke belakang.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh sesama satpam nan memandang tubuhnya mengapung di waduk. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada penduduk dan diteruskan ke pihak kepolisian.
"Korban pertama kali ditemukan oleh seorang satpam nan memandang tubuh korban tenggelam di perairan. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada penduduk setempat dan diteruskan kepada abdi negara kepolisian," kata Hendra dalam keterangannya, Sabtu (25/7).
"Saat dievakuasi, korban ditemukan dalam posisi telungkup di perairan. Petugas juga mendapati kedua tangan korban terborgol ke belakang," lanjutnya.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan peralatan bukti. Jenazah korban juga telah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi.
Menurut Hendra, Polres Purwakarta tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. Polisi juga tetap menunggu hasil autopsi.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak memperkirakan dan memberikan kepercayaan kepada interogator untuk mengungkap kebenaran nan sebenarnya," ujarnya.
Ia menegaskan proses penyelidikan dilakukan secara profesional, objektif, dan berasas perangkat bukti serta hasil pemeriksaan ilmiah.
Reporter: Rachmadi
Sumber: Merdeka.com
46 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·