Sasar Pasar Amerika Latin-Timur Tengah, Ekspor Mitsubishi Tembus 84 Ribu Unit

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Seremoni ekspor Mitsubishi Xforce dari Indonesia. Foto: dok. Mitsubishi

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) memperkuat perannya sebagai salah satu pedoman produksi dan ekspor utama grup Mitsubishi Motors global. Kinerja ekspor manufaktur asal Jepang ini tumbuh signifikan dan sekarang sasar pasar mancanegara lebih luas.

Hingga Agustus 2026, akumulasi pengiriman kendaraan utuh maupun komponen terurai oleh MMKI ke luar negeri telah menyentuh 84.971 unit. Pencapaian ini didorong oleh kuatnya permintaan dari negara-negara tujuan ekspor serta hadirnya jejeran model baru rakitan lokal.

Disampaikan Presiden Direktur PT MMKI, Takahiro Kato menjelaskan bahwa kajian pasar ekspor baru nan lebih luas terus menjadi konsentrasi utama perseroan dalam menjaga tren pertumbuhan positif.

"Peningkatan ekspor terutama didorong oleh meningkatnya permintaan dari pasar tujuan ekspor MMKI. Bersama Mitsubishi Motors Corporation (MMC), kami terus memperluas upaya ekspor dengan membuka pasar-pasar baru, termasuk negara-negara di Amerika Latin dan Timur Tengah," kata Kato kepada kumparan.

Mesin Mitsubishi Xpander diproduksi Indonesia di pabrik PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI). Foto: dok. Mitsubishi Indonesia

Langkah ekspansi pasar ekspor tersebut dinilai mempunyai peran strategis untuk menjaga keberlanjutan roda manufaktur serta perekonomian nasional.

"MMKI terus secara proaktif menjajaki kesempatan untuk memperluas pasar ekspor di negara-negara potensial, dengan tujuan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian Indonesia melalui peningkatan nilai ekspor," ujar Kato.

Tercatat tiga model buatan akomodasi Cikarang menjadi tulang punggung utama ekspor, ialah Mitsubishi Xpander, Xpander Cross, serta SUV terbaru Mitsubishi Destinator.

"Saat ini, kontributor ekspor terbesar MMKI adalah Mitsubishi Xpander, Mitsubishi Xpander Cross, dan Mitsubishi Destinator. Model-model tersebut telah diterima dengan baik di beragam pasar ekspor," tutur Kato.

Mitsubishi Destinator di GIIAS 2025. Foto: Sena Pratama/kumparan

Dirinya menambahkan bahwa destinasi pengapalan kendaraan rakitan lokal tersebut sekarang sudah menembus puluhan negara lintas benua.

"Saat ini, MMKI mengekspor kendaraan ke lebih dari 65 negara nan tersebar di area ASEAN, Asia Selatan, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah dan Oseania. Kami juga terus mengembangkan pasar-pasar ekspor baru untuk memperluas jangkauan upaya ekspor kami," ucap Kato.

Secara bulanan selama 2026, ekspor CBU MMKI tercatat naik turun mulai dari Januari (3.644 unit), Februari (6.172 unit), Maret (3.364 unit), April (4.528 unit), Mei (4.006 unit), Juni (3.776 unit), memuncak pada Juli (5.172 unit), dan Agustus sebanyak 2.670 unit.

Kombinasi antara serapan pasar domestik dan stabilnya permintaan dari 65 negara ekspor tersebut diyakini bakal menjaga ritme produksi pabrik MMKI agar tetap berada pada level optimal secara berkelanjutan.

Total produksi MMKI (130.025 unit)

  • Januari: 15.630 unit

  • Februari: 18.229 unit

  • Maret: 11.699 unit

  • April: 13.743 unit

  • Mei: 15.702 unit

  • Juni: 18.555 unit

  • Juli: 18.942 unit

  • Agustus: 17.525 unit.

Total ekspor MMKI (84.971 unit)

  • Januari: 9.436 unit

  • Februari: 8.710 unit

  • Maret: 9.057 unit

  • April: 7.345 unit

  • Mei: 12.974 unit

  • Juni: 14.623 unit

  • Juli: 12.380 unit

  • Agustus: 10.446 unit.

Total ekspor CBU MMKI (33.332 unit)

  • Januari: 3.644 unit

  • Februari: 6.172 unit

  • Maret: 3.364 unit

  • April: 4.528 unit

  • Mei: 4.006 unit

  • Juni: 3.776 unit

  • Juli: 5.172 unit

  • Agustus: 2.670 unit.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan