Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Cuan, Ibu-Ibu Ciptakan Produk Bernilai

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Cuan, Ibu-Ibu Ciptakan Produk Bernilai

Sampah Rumah Tangga Disulap Jadi Cuan, Ibu-Ibu Ciptakan Produk Bernilai (Foto: Okezone)

JAKARTA – Pengelolaan sampah rumah tangga mulai dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk menambah penghasilan sekaligus memperkuat peran wanita di lingkungan family dan masyarakat. Sejumlah ibu rumah tangga di Telukjambe, Karawang, mengikuti training pengolahan sampah menjadi produk nan dapat digunakan kembali dan mempunyai nilai ekonomi.

Program ini melibatkan ibu rumah tangga nan tergabung dalam Kelompok Sadar Sampah PERURI (KSSP) serta penduduk sekitar nan mempunyai kesukaan terhadap pengelolaan sampah. Sebanyak 25 personil KSSP dan 15 ibu rumah tangga dari lingkungan sekitar mengikuti aktivitas nan berjalan di Rumah BUMN Karawang, Telukjambe.

Berbeda dengan penyelenggaraan tahun pertama nan lebih banyak berfokus pada edukasi dasar mengenai pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik menggunakan metode Takakura, aktivitas tahun ini diarahkan pada peningkatan keahlian nan dapat mendukung pemberdayaan ekonomi.

Proses Daur Ulang Sampah

Para peserta diperkenalkan dengan proses daur ulang sampah rumah tangga untuk menghasilkan peralatan nan dapat digunakan kembali. Sampah nan sebelumnya dianggap tidak berbobot diolah menjadi produk turunan sehingga berpotensi menjadi sumber pemasukan tambahan bagi keluarga.

Pendekatan tersebut juga memperkenalkan konsep ekonomi sirkular kepada masyarakat. Melalui konsep ini, peralatan nan sudah tidak digunakan tidak langsung berhujung sebagai limbah, tetapi dapat dimanfaatkan kembali sehingga mempunyai kegunaan dan nilai baru.

Koordinator Corporate Communication & TJSL PERURI, Yahdi Lil Ihsan, mengatakan pengelolaan sampah dapat menjadi sarana untuk meningkatkan keahlian masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah.

“Kami mau mendorong masyarakat agar bisa memandang sampah sebagai sebuah sumber daya nan dapat diolah secara kreatif. Pengalaman praktis langsung kami berikan melalui training pembuatan produk recycle berbahan dasar sampah rumah tangga. Dengan begitu, pengelolaan sampah tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga bisa menciptakan nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Yahdi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com