Sakit Perut tak Kunjung Hilang, Bisa Jadi Tanda Usus Buntu

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sakit Perut tak Kunjung Hilang, Bisa Jadi Tanda Usus Buntu Ilustrasi(magnifik)

Nyeri perut nan awalnya terasa seperti maag tidak selalu disebabkan oleh gangguan lambung. Jika sakit tidak kunjung hilang, semakin berat, alias beranjak ke perut bagian kanan bawah, kondisi tersebut perlu diwaspadai sebagai salah satu tanda radang usus buntu alias apendisitis.

Dilansir dari Mayo Clinic, apendisitis merupakan peradangan pada usus buntu nan dapat menyebabkan nyeri di bagian kanan bawah perut. Namun, pada banyak orang, rasa sakit justru bermulai di sekitar pusar sebelum kemudian beranjak ke kanan bawah dan semakin parah.

Nyeri Berpindah ke Kanan Bawah

Gejala apendisitis dapat berbeda pada setiap orang. Pada tahap awal, nyeri bisa muncul di sekitar pusar dan kemudian beranjak ke bagian kanan bawah perut.  Berdasarkan info nan dikutip dari Mayo Clinic, nyeri dapat semakin terasa saat batuk, berjalan, alias melakukan aktivitas nan mengguncang tubuh.

Gejala lain nan dapat menyertai antara lain mual, muntah, kehilangan nafsu makan, demam ringan, sembelit alias diare, perut kembung, dan banyak gas.  Sementara itu, dilansir dari National Health Service (NHS), pola nyeri tidak selalu sama, terutama pada anak kecil, lansia, dan ibu hamil.

Jangan Menunggu hingga Nyeri Berat

Apendisitis perlu mendapatkan penanganan medis lantaran peradangan nan tidak segera ditangani dapat menyebabkan usus buntu pecah. Kondisi tersebut dapat membikin jangkitan menyebar ke seluruh rongga perut dan menyebabkan komplikasi serius.

Dikutip dari NHS, seseorang perlu mendapatkan pertolongan medis jika nyeri perut semakin memburuk alias tidak kunjung hilang, terlebih ketika rasa sakit beranjak ke bagian kanan bawah. Nyeri perut nan sangat berat memerlukan penanganan segera.

Jika usus buntu pecah, rasa sakit apalagi dapat sempat berkurang untuk waktu singkat sebelum kemudian berubah menjadi nyeri dahsyat nan menyebar ke seluruh perut. Kondisi ini memerlukan pertolongan medis segera.

Diagnosis Tidak Cukup dari Gejala

Nyeri perut tidak selalu menandakan apendisitis lantaran kondisi lain, seperti jangkitan saluran kemih, batu ginjal, batu empedu, dan gangguan usus, juga dapat menimbulkan indikasi serupa. 

Berdasarkan laporan dari NHS, master dapat melakukan pemeriksaan bentuk serta pemeriksaan penunjang, seperti tes darah, urine, ultrasonografi, alias CT scan.

Tidak ada satu pemeriksaan nan selalu dapat memastikan apendisitis sehingga pemeriksaan perlu mempertimbangkan indikasi dan hasil pemeriksaan secara keseluruhan. 

Karena itu, nyeri perut nan menetap, semakin berat, alias beranjak ke kanan bawah sebaiknya tidak terus dianggap sebagai maag dan perlu diperiksa untuk mencegah komplikasi.

Sumber: Mayo Clinic, National Health Service (NHS)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia