Said Tegaskan Posisi PDIP sebagai Partai Penyeimbang Pemerintah

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

PDI-Perjuangan menegaskan bahwa posisinya sebagai partai penyeimbang sesuai dengan keputusan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) partai.

Hal ini disampaikan Ketua DPP PDIP Said Abdullah. Menurut Said, PDIP sebagai partai penyeimbang berbeda dengan sistem oposisi nan lazim diterapkan di sejumlah negara Barat.

"PDI Perjuangantelah memutuskan bahwa PDI Perjuangan berposisi sebagai Partai penyeimbang. Sikap ini bukan sikap abu abu. Kita tidak bisa membandingkan dengan negara negara barat, nan menjalankan sistem oposisi," kata Said dalam keterangannya, Kamis (18/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Said melanjutkan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya telah menegaskan bahwa posisi penyeimbang mengharuskan partai bersikap objektif dalam menilai keahlian pemerintah.

"Artinya jika pemerintah keahlian dan kebijakannya bagus untuk rakyat, sudah semestinya bagi PDI Perjuangan memberikan support hingga 2029, meskipun PDI Perjuangan tidak mendapatkan faedah elektoral dari keahlian bagus tersebut," ujar Said.

Sebaliknya, lanjut Said, andaikan kebijakan dan keahlian pemerintah kurang optimal, PDIP menyatakan bakal menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif.

"Dan dalam posisi seperti ini belum tentu juga kami mendapatkan untung elektoral," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Said melanjutkan, sebagai partai penyeimbang PDIP menginginkan Presiden Prabowo dapat menjalankan pemerintahan dengan baik hingga akhir masa jabatannya sesuai konstitusi.

"Sebagai penyeimbang PDI Perjuangan menginginkan Presiden Prabowo bisa berkhidmat dengan baik hingga 2029 sesuai patokan main nan digariskan konstitusi kita. Berbeda dengan pilihan jika mengambil sikap oposisi. Oposisi itu kehendak politiknya berlawanan total dengan pemerintahan berkuasa. Sikap oposisi lebih menempuh jalan untuk menunjukkan kelemahan dan kekurangan pemerintahan agar mendapatkan akibat negatif elektoral," lanjutnya.

Menurut Said, Prabowo sendiri sangat memahami sikap dan pilihan politik nan ditempuh oleh PDI-Perjuangan. Bahkan Prabowo menyatakan terima kasih atas sikap itu, dan menganggapnya sebagai kawan nan lebih jujur.

"Bapak Presiden sangat sadar bahwa tidak semua pujian itu baik, melebih lebihkan pujian seumpama kawan malah bisa mengaburkan sikap obyektivitas nan malah diperlukan oleh Bapak Presiden," kata Said.

(inh)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional