Said Iqbal Jawab Keraguan Tak Kritis Lagi Usai Jadi Penasihat Prabowo

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Partai Buruh nan juga pemimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal angkat bunyi soal keraguan dirinya tak bakal kritis lagi soal rumor pekerja usai diangkat jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Selama aktif di sektor aktivitas buruh, Said menyebut dirinya tak pernah tabu untuk berkompromi dan lobi-lobi. Menurut Said, massa buruh, khususnya KSPI dan Partai Buruh selama ini memegang strategi KLA Project.

Dia menjelaskan, 'K' berfaedah konsep, 'L' sebagai lobi, dan 'A' berfaedah aksi. Sedangkan 'Project', juga bisa diartikan politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan demikian kami tidak mentabukan, untuk lobi, untuk pendekatan, kompromi, tapi juga tidak tabu juga untuk melakukan tindakan pada saat-saat tertentu," kata Said dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com, Selasa (9/6).

Meski telah resmi dilantik, Said mengaku tak mudah bagi dirinya alias Partai Buruh untuk mendekat dengan kekuasaan. Menurutnya keputusan itu kudu tetap didasarkan pada ideologi politik dan kebijakan.

Selama menjadi aktivitas buruh, Said menyebut kekuasaan bukan perihal tabu. Prinsip itu banyak dipegang organisasi pekerja di seluruh dunia. Bahkan, mereka besar sebagai partai politik.

"Jadi kekuasaan bukan sesuatu nan tabu. Dia menjadi bagian krusial dalam proses keluar," kata Said.

Dia mencontohkan, kenaikan bayaran pekerja diputuskan gubernur merupakan keputusan politik. Begitu pula dengan agunan sosial untuk buruh, ayah kenaikan nilai barang, juga sebagai keputusan politik.

"Jadi kekuasaan itu menjadi krusial pekerja agar perjuangannya bisa diterima," katanya.

Said Iqbal mengatakan bahwa KSPI alias serikat pekerja di bawahnya telah mendukung Prabowo berturut-turut sejak Pilpres 2014. Dia meyakini Prabowo bakal merealisasikan sejumlah aspirasi buruh.

"Dan dalam kenyataannya begitu. Ada misal 10 tahun sebelum Prabowo, enggak ada kenaikan upah, nol," katanya.

(thr/kid)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional