Said Iqbal Janji Kawal Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal berjanji mengawal penerapan kebijakan pembagian tarif ojek online (ojol) nan menempatkan porsi pendapatan pengemudi sebesar 92 persen dan aplikator maksimal 8 persen.

Said mengatakan ketentuan tersebut menjadi salah satu rumor ketenagakerjaan nan bakal menjadi perhatiannya setelah ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

"Begitu pula penerapan potongan aplikator hanya 8 persen di ojek online. Keluhan dari kawan-kawan ojek online belum melangkah sebagaimana harapan," kata Said usai pelantikannya di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (8/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyebut bakal segera berjumpa dengan para pengemudi ojol untuk menyerap beragam masukan mengenai penerapan kebijakan tersebut di lapangan.

"Dalam waktu dekat kami bakal berkumpul dengan kawan-kawan ojek online. Prinsipnya saya bakal lebih banyak turun ke lapangan untuk menyerap," ujarnya.

Menurut Iqbal, persoalan ojol merupakan bagian dari agenda nan lebih luas mengenai peningkatan kesejahteraan pekerja. Ia mengatakan konsentrasi nan bakal dibawanya kepada Presiden mencakup kepastian kerja (job security), kepastian pendapatan (income security), dan perlindungan sosial (social security).

Ia menilai pertumbuhan ekonomi perlu diimbangi dengan pemerataan kesejahteraan dan kesempatan kerja nan lebih luas bagi masyarakat, termasuk pekerja sektor umum maupun informal.

"Dalam Mei nan lampau juga kebetulan kami sebagai ketua Serikat Buruh KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) menyampaikan ada 11 rumor nan berkembang. Dan beberapa rumor sudah dijawab oleh Presiden (Prabowo) dan sudah dilaksanakan. Antara lain nan sudah dilaksanakan RUU PPRT, kemudian ojol, ojek online nan tarifnya untuk teman-teman ojol mendapat 92 persen, aplikator 8 persen," katanya.

Selain rumor ojol, Iqbal juga menyoroti perlunya perlindungan sosial bagi pekerja sektor informal. Menurut dia, golongan pekerja seperti pedagang kecil, tukang becak, hingga pedagang sayur perlu mendapatkan perlindungan dasar sebagaimana diatur dalam beragam konvensi ketenagakerjaan internasional.

Ia menegaskan perannya sebagai penasihat presiden bukan sebagai pengambil keputusan, melainkan memberikan saran, analisis, dan masukan kebijakan kepada Presiden mengenai rumor ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

"Tentu saya bakal mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan lantaran penasihat Presiden ini kan enggak bisa mengambil keputusan, bukan eksekutor. Tapi kami bisa meyakinkan," ujarnya.

Said Iqbal resmi ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Dalam posisi tersebut, dia menyatakan bakal konsentrasi menyampaikan beragam masukan kebijakan nan berangkaian dengan perlindungan pekerja, peningkatan kesejahteraan buruh, serta penguatan sektor ketenagakerjaan nasional.

(del/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional