Taufik Fajar
, Jurnalis-Sabtu, 01 Agustus 2026 |22:19 WIB

Saham (Foto: Okezone)
JAKARTA – Reli saham PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dalam beberapa waktu terakhir turut menarik perhatian pelaku pasar.
Sejak melantai di Bursa Efek Indonesia pada nilai IPO Rp442 per saham, BACH langsung menguat 24,43% pada hari pertama perdagangan dan menyentuh level Rp880 dalam beberapa hari berikutnya.
Di tengah meningkatnya minat penanammodal terhadap emiten tersebut, prospek sektor prasarana telekomunikasi dinilai tetap menjanjikan seiring transformasi digital, pengembangan jaringan 5G, serta meningkatnya kebutuhan jasa berbasis artificial intelligence (AI) dan cloud computing.
Pengamat CORE Indonesia Dipo Satria Ramli mengatakan kesempatan pertumbuhan sektor prasarana telekomunikasi tetap besar dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan menara telekomunikasi maupun jaringan fiber optic tetap tinggi lantaran meningkatnya kebutuhan pengguna maupun korporasi.
"Masih besar 3-5 tahun ke depan, kebutuhan untuk tower dan fiber optic tetap tinggi lantaran kebutuhan customer dan corporate nan terus meningkat," ujarnya kepada media.
Dipo menjelaskan transisi dari jaringan 4G menuju 5G memerlukan densitas menara nan lebih tinggi melalui pembangunan microcells.
Selain itu, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menghadirkan tantangan sekaligus kesempatan bagi industri tersebut.
Ia menambahkan kebutuhan terhadap prasarana dasar, seperti listrik, menara telekomunikasi, jaringan serat optik, hingga kabel bawah laut, tetap menjadi kebutuhan utama, sementara meningkatnya penggunaan internet, AI, dan cloud computing bakal menjadi aspek pendorongnya.
6 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·