Sahabat Literasi Dorong Minat Baca Siswa Sekolah Rakyat Solok

Sedang Trending 40 menit yang lalu
Program Sahabat Literasi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Kabupaten Solok, sukses tingkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan aktif dan aktivitas literasi harian, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Minat baca siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok meningkat seiring aktifnya perpustakaan dan aktivitas literasi di sekolah. Bahkan, sejumlah siswa bisa menyelesaikan membaca satu novel dalam sehari dan kembali meminjam kitab lainnya.

Peningkatan tersebut menjadi bagian dari upaya menguatkan kegunaan perpustakaan sebagai ruang belajar dan pengembangan minat baca siswa, sejalan dengan pengarahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) agar menghidupkan budaya literasi di seluruh lingkungan Sekolah Rakyat.

Arahan tersebut salah satunya diwujudkan melalui program Sahabat Literasi, golongan siswa nan menjadi penggerak aktivitas literasi sekaligus perpanjangan tangan pengelola perpustakaan.

“Sejak ada perpustakaan dan Sahabat Literasi nan menggerakkan minat baca mereka, alhamdulillah minat bacanya meningkat,” kata Guru sekaligus Kepala Perpustakaan Enno Aulia Fitri di SRMP 5 Solok, Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, Sabtu (5/9/2026).

Program Sahabat Literasi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Kabupaten Solok, sukses tingkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan aktif dan aktivitas literasi harian, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Menurutnya, Sahabat Literasi turut berkedudukan dalam pengelolaan perpustakaan SRMP 5 Solok. Para siswa tidak hanya membantu mengelola buku, tetapi juga membujuk kawan sebaya mengunjungi perpustakaan serta merekomendasikan kitab nan menarik

Salah satu personil Sahabat Literasi, Alvino (14), menjalankan peran tersebut dengan membantu merapikan kitab dan membujuk teman-temannya membaca di perpustakaan. Ia juga mendapat agenda piket untuk membantu aktivitas perpustakaan dan berbincang mengenai kitab nan telah dibaca.

“Yang pertama merapikan buku, nan kedua membujuk teman-teman Sekolah Rakyat untuk membaca kitab di perpustakaan,” kata Alvino.

Menurutnya, kondisi perpustakaan nan rapi dapat membikin siswa lebih tertarik untuk datang dan membaca.

“Kalau melihatnya rapi itu bagus dipandang, untuk membujuk teman-teman agar tidak malas membaca,” ujarnya.

Program Sahabat Literasi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Kabupaten Solok, sukses tingkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan aktif dan aktivitas literasi harian, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Selain membujuk siswa membaca, Sahabat Literasi menjalankan aktivitas rutin setiap Kamis melalui morning literacy, mendongeng, dan menulis cerita pendek. Dalam morning literacy, mereka memilih dan menyiapkan kitab nan bakal dibaca siswa di kelas.

Menurut Enno, aktivitas literasi ini mulai berakibat terhadap kebiasaan membaca siswa. Buku fiksi seperti novel dan komik menjadi referensi nan banyak diminati, sementara rekomendasi dari kawan sebaya membantu siswa menemukan kitab nan sesuai dengan minat mereka.

“Bahkan mereka ada nan satu novel itu sehari selesai. Kalau sudah selesai, mereka bisa kembalikan lagi terus pinjam nan baru,” kata dia.

Peningkatan minat baca juga didukung kondisi sekolah nan membatasi penggunaan gawai. Membaca menjadi salah satu aktivitas siswa ketika mempunyai waktu luang, selain berolahraga.

Program Sahabat Literasi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Kabupaten Solok, sukses tingkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan aktif dan aktivitas literasi harian, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Perpustakaan SRMP 5 Solok buka sejak pagi pukul 07.00 hingga sore. Koleksinya didukung Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan perpustakaan wilayah serta telah dikurasi pengajar agar ramah anak. Siswa dapat meminjam maksimal tiga kitab selama empat hari dan memperpanjang masa peminjaman jika belum selesai membaca.

Para pembimbing juga turut mendukung aktivitas literasi dengan mendorong siswa membaca dan memanfaatkan koleksi perpustakaan untuk mendukung pembelajaran di kelas, termasuk aktivitas membaca dan menulis.

Program Sahabat Literasi di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 5 Solok, Kabupaten Solok, sukses tingkatkan minat baca siswa melalui perpustakaan aktif dan aktivitas literasi harian, Sabtu (5/9/2026). Foto: Dok. Kemensos

Enno berambisi Sahabat Literasi dapat terus membujuk siswa menjadikan perpustakaan sebagai ruang nan nyaman dan menyenangkan untuk membaca.

“Perpustakaan itu bukan suatu tempat nan bikin suntuk, tapi tempat nan bikin happy,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan