Saat Siswi Sekolah Rakyat Dipercaya Bertugas dalam Upacara Penurunan Bendera

Sedang Trending 58 menit yang lalu
Ismi Ulfaida (16), siswi Sekolah Rakyat dari Polewali Mandar menjadi bagian dari Paskibraka Nasional tahun 2026 nan bekerja dalam upacara penurunan bendera merah putih sore ini di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

Ismi Ulfaida (16), siswi Sekolah Rakyat dari Polewali Mandar menjadi bagian dari Paskibraka Nasional tahun 2026 nan bekerja dalam upacara penurunan bendera merah putih sore ini di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026). Ia apalagi mengemban amanah sebagai persediaan baki.

Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul nan datang langsung dalam upacara penurunan bendera dalam rangka HUT Republik Indonesia ke-81 mengaku bangga atas kiprah Ismi.

"Sangat bangga memandang langsung salah satu siswa dari Sekolah Rakyat sore ini nan bekerja pada upacara penurunan bendera," kata Gus Ipul di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Berbalut seragam Paskibraka, Ismi berbareng rekan-rekannya nan bekerja dalam penurunan bendera tampil percaya diri. Momen ini nan telah dia nantikan setelah menjalani latihan panjang. Terbukti sore ini penampilan Ismi dan rekannya melangkah lancar walaupun ini adalah kali pertama dia menjadi Paskibraka.

Ismi Ulfaida (16), siswi Sekolah Rakyat dari Polewali Mandar menjadi bagian dari Paskibraka Nasional tahun 2026 nan bekerja dalam upacara penurunan bendera merah putih sore ini di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Kemensos

Perjalanan Ismi menjadi Paskibraka nasional tidak terlepas dari hadirnya Sekolah Rakyat. Di Sekolah Rakyat Terintegrasi 22 Polewali Mandar, selain menuntut pengetahuan dia juga untuk pertama kali mengenal dan mendalami baris-berbaris melalui aktivitas ektrakulikuler Pramuka hingga akhirnya mengikuti seleksi Paskibraka dan lolos hingga tingkat nasional.

Kesempatan ini juga tidak membuatnya tinggi hati. Dia membujuk semua anak untuk pantang menyerah dan menggapai mimpi. “Untuk teman-teman di luar sana, tetap semangat ya. Jangan putus asa, jangan mudah menyerah,” kata Ismi.

Perjalanan Ismi dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi Sekolah Rakyat lainnya. Ismi menjadi bukti bahwa dari Sekolah Rakyat dapat bersaing dengan sekolah lain apalagi hingga ke tingkat Nasional.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan