RUU Pemilu: Komisi II DPR Akomodasi Aspirasi Partai Luar Parlemen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Komisi II DPR Akomodasi Aspirasi Partai Luar Parlemen Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong .(Dok. Fraksi Gerindra DPR RI)

KOMISI II DPR RI memastikan proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu tidak bakal dilakukan secara terburu-buru. Parlemen memilih memprioritaskan pendalaman substansi dengan membuka ruang partisipasi publik nan luas demi menjamin kualitas kerakyatan dan izin kepemiluan di masa depan.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Bahtra Banong, menjelaskan bahwa momentum penyelenggaraan pemilu nan tetap cukup panjang memberikan keleluasaan bagi parlemen untuk menjaring aspirasi dari beragam komponen bangsa secara maksimal.

“Yang paling krusial sekarang kita lakukan adalah gimana menampung aspirasi publik, masyarakat, para akademisi, ataupun pegiat-pegiat nan bergulat di bagian kepemiluan. Karena itu sangat baik untuk kita jadikan input untuk pembuatan RUU Pemilu,” ujar Bahtra melalui keterangannya, Kamis (4/6).

Politikus Fraksi Partai Gerindra ini mengungkapkan bahwa Komisi II telah melaporkan progres awal pembahasan izin ini kepada jejeran ketua DPR RI. Pembahasan dipastikan tidak hanya bergulir di ranah internal fraksi, tetapi aktif melibatkan beragam master otonomi dan kepemiluan.

“Kami terus membuka ruang partisipasi. Terakhir kemarin hari Selasa kami mengundang para pakar, Prof. Siti Zuhro dan banyak lagi pakar-pakar nan kita undang dalam rangka agar terus membuka ruang partisipasi publik,” kata Bahtra.

AKOMODASI HAK SUARA
Langkah akomodatif ini diambil agar pembenahan sistem kepemiluan dapat melangkah linear dengan peningkatan kualitas suasana kerakyatan nasional. Bahtra mau memastikan tidak ada satu pun golongan masyarakat nan merasa kewenangan suaranya diabaikan dalam draf undang-undang baru tersebut.

Sebagai langkah konkret ekspansi jangkauan aspirasi, Komisi II DPR RI berencana menggelar safari politik dengan mendatangi markas-markas partai politik.

Bahtra menegaskan, kunjungan ini tidak hanya menyasar partai-partai besar nan mempunyai bangku di Senayan, melainkan juga merangkul partai gurem alias partai baru di luar parlemen.

“Ke depan apalagi kelak kami bakal berjamu ke partai-partai untuk meminta masukan, baik itu partai nan ada di parlemen maupun partai-partai nan ada di luar parlemen. Kita bakal menampung semua aspirasi sehingga bisa mengakomodir semuanya,” tegasnya. (Faj/P-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia