Rutin Makan Tomat Efektif Meredakan Penumpukan Lemak Hati

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Rutin Makan Tomat Efektif Meredakan Penumpukan Lemak Hati ilustrasi(Magnific)

PENYAKIT hati berlemak alias fatty liver (yang secara medis dikenal sebagai Metabolic dysfunction-associated steatotic liver disease / MASLD) sekarang menjadi salah satu gangguan kesehatan kronis nan paling banyak diidap masyarakat dunia. Kondisi ini dipicu oleh penumpukan lemak berlebih di organ hati nan berangkaian erat dengan pola makan, obesitas, dan resistensi insulin.

Namun, riset klinis terbaru dari Italia berjudul POMOSANO Study nan dipublikasikan dalam jurnal Nutrients membawa berita baik. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa mengonsumsi kombinasi tomat segar dan saus tomat setiap hari dapat menekan penumpukan lemak di hati secara signifikan, apalagi tanpa perlu mengalami penurunan berat badan nan drastis.

Manfaat Konsumsi Tomat terhadap Lemak Hati

Dalam uji klinis random nan melibatkan orang dewasa penderita MASLD, para peneliti membagi peserta ke dalam dua golongan selama periode intervensi enam minggu:

  • Kelompok Konsumsi Tomat: Diwajibkan mengonsumsi 200 gram tomat mentah (sekitar 1 tomat besar) ditambah 50 gram saus tomat (3–4 sendok makan) setiap hari.
  • Kelompok Kontrol: Menjalankan pola makan harian biasa tanpa mengonsumsi tomat.

Hasil pengukuran kadar lemak hati menggunakan teknologi gelombang bunyi (controlled attenuation parameter / CAP) menunjukkan penurunan nan sangat signifikan pada golongan pengonsumsi tomat (penurunan median 35 dB/m) dibandingkan golongan kontrol (penurunan 18 dB/m).

Uniknya, penurunan lemak hati ini terjadi secara independen dari perubahan berat badan, lingkar pinggang, alias persentase lemak tubuh secara keseluruhan. Para mahir menduga kandungan kuat antioksidan likopen (lycopene) dalam tomat berkedudukan besar dalam meredakan stres oksidatif dan menghalang akumulasi lemak di sel-sel hati.

Cara Praktis Menerapkan dalam Menu Harian

Mengingat belum ada obat unik nan diproduksi secara massal untuk menyembuhkan MASLD, intervensi pola makan menjadi pilar utama pencegahan dan pemulihan. Peneliti menyarankan masyarakat untuk mulai memasukkan tomat segar serta olahan saus tomat alami sebagai bagian dari rutinitas makan harian, misalnya dikombinasikan dalam pola diet Mediterania nan kaya bakal sayuran, buah-buahan, dan lemak sehat.

(Eatingwell/P-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia