Rupiah Menguat ke Rp 17.792 per Dolar AS pada HUT ke-81 RI

Sedang Trending 47 menit yang lalu
Petugas menyusun nan dolar AS dan rupiah di Bank Syariah Indonesia (BSI), Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/2/2025). Nilai tukar rupiah (kurs) pada pembukaan perdagangan hari Jumat (21/2). Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau menguat pada hari kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8). Pada hari ini, rupiah dibuka menguat ke level Rp 17.792 per dolar AS.

Dikutip dari Bloomberg, level tersebut menguat 0,20 persen alias 35,00 poin. Angka tersebut merupakan level per pukul 22.42 EDT alias 09.42 WIB. Adapun sebelumnya rupiah ditutup pada level Rp 17.827 per USD.

Sebelumnya rupiah juga sempat menguat ke level nan lebih kuat pada 10 Agustus lampau seiring pemerintah mengirimkan surat presiden (surpres) mengenai calon Gubernur Bank Indonesia (BI), dengan Destry Damayanti sebagai satu-satunya nama nan diajukan.

Pada saat itu, rupiah menguat 0,88 persen alias 158 poin ke level Rp 17.739 per dolar AS. Penguatan tersebut terjadi di tengah pasar nan mencermati perkembangan proses penentuan Gubernur BI berikutnya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti (kiri) berbareng Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (tengah) dan Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali (kanan) menyampaikan keterangan pers mengenai pengunduran diri Gubernur BI Perry Warjiyo. Foto: ANTARA FOTO/Marco

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah telah berkomunikasi dengan DPR dan menyerahkan sejumlah surpres untuk diproses sesuai dengan sistem serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selain calon Gubernur BI, surpres nan diserahkan pemerintah juga mencakup calon pengganti Gubernur Senior BI, calon pengganti Deputi Gubernur BI, calon personil Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga calon duta besar untuk sejumlah negara sahabat.

“Kami mengirimkan beberapa surpres ke DPR, tadi kami sudah berkomunikasi dengan DPR dengan Ibu Puan dan Pak Dasco nan sudah secara resmi kami serahkan beberapa surpres nan pertama adalah mengenai calon Gubernur Bank Indonesia disertai dengan calon Deputi Gubernur Senior,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen RI, Senin (10/8).

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan