Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Anggie Ariesta , Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |16:43 WIB

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.679 per Dolar AS

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)

JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (23/9/2026), naik 84 poin alias sekitar 0,47 persen ke level Rp17.679 per dolar AS.

Analis pasar duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan bahwa salah satu sentimen datang dari eksternal ialah kekhawatiran baru atas eskalasi konfrontasi militer antara Amerika Serikat dan Iran dapat semakin mengganggu pasokan minyak dari Timur Tengah.

"Pasukan AS menyerang wilayah pesisir selatan Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang posisi-posisi AS di beragam wilayah area tersebut; ini merupakan tindakan saling serang paling intens antara kedua negara sejak bulan Juli," tulis Ibrahim dalam risetnya.

Namun, pada hari Rabu, Trump menyatakan bahwa kampanye baru AS terhadap Iran tidak bakal berjalan dalam jangka waktu lama, sebuah pernyataan nan membantu meredakan sebagian kekhawatiran pasar mengenai pasokan dalam waktu dekat. Ia juga menyebut bahwa AS telah menargetkan radar, sistem rudal, serta keahlian Iran nan mengenai dengan pemasangan ranjau di sekitar Selat Hormuz.

Sementara info pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) nan lebih lemah dari perkiraan juga turut menekan Dolar AS. Data ADP Employment Change menunjukkan bahwa jumlah pekerja sektor swasta bertambah 38.000 pada bulan Agustus, berada di bawah perkiraan 47.000 dan nomor kenaikan sebelumnya sebesar 46.000.

Terkait kebijakan moneter, para pelaku pasar meningkatkan spekulasi bahwa The Fed dapat meningkatkan suku kembang paling sigap pada pertemuan bulan September, terutama setelah Ketua The Fed, Kevin Warsh, mengambil sikap lebih tegas terhadap inflasi dalam Simposium Jackson Hole pekan lalu. Menurut perangkat CME FedWatch, probabilitas kenaikan suku kembang pada pertemuan tanggal 15-16 September saat ini berada di kisaran 64 persen, naik dari 36 persen pada pekan sebelumnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com