Rupiah dan IHSG Menguat, Dasco Sebut Kepercayaan terhadap Pemerintah Semakin Kuat

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Rupiah dan IHSG Menguat, Dasco Sebut Kepercayaan terhadap Pemerintah Semakin Kuat Pekerja melangkah di samping layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (30/4/2026)(ANTARA/Dhemas Reviyanto)

WAKIL Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menilai tren positif penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) serta kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belakangan ini merupakan gambaran dari meningkatnya kepercayaan pasar dan publik terhadap pemerintah.

Politisi Partai Gerindra ini meyakini bahwa keahlian kabinet di beragam sektor strategis menjadi stimulus utama nan memberikan sentimen positif bagi stabilitas makroekonomi domestik.

"Saya pikir kepercayaan terhadap pemerintah juga semakin kuat, sehingga itu berpengaruh terhadap pasar dan juga terhadap penguatan nilai tukar Rupiah. Kerja-kerja pemerintah bakal terus dilakukan secara konsisten," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Dasco mengungkapkan, tren penguatan rupiah diproyeksikan bakal terus bersambung dalam beberapa waktu ke depan. Berdasarkan info nan diperolehnya dari pihak eksekutif, pemerintah berbareng otoritas moneter telah menyiapkan sejumlah langkah taktis baru.

Meski belum merinci secara perincian teknis kebijakan nan dimaksud, dia optimistis formula ekonomi nan bakal dieksekusi dalam pekan ini bisa memperkuat nilai rupiah. 

"Saya mendapatkan info dari pihak pemerintah bahwa dalam minggu ini dan ke depan ada strategi-strategi unik nan bakal dilakukan. Kalau saya sudah dengar (rencananya) dan saya yakini perihal itu bakal membikin nilai tukar Rupiah semakin menguat," jelasnya.

Lebih lanjut, Dasco mengimbau pelaku pasar maupun masyarakat nan saat ini tetap menahan alias menyimpan mata duit asing untuk tujuan spekulasi untung jangka pendek. Masyarakat disarankan untuk segera melepas kepemilikan Dolar AS mereka ke pasar domestik sebelum intervensi strategi baru dari pemerintah resmi melangkah penuh pada pekan depan. Langkah ini juga dinilai dapat membantu menambah pasokan kurs asing di dalam negeri.

"Mungkin bagi teman-teman sekalian nan saat ini menyimpan Dolar lantaran mau berambisi ada kelebihan (keuntungan), sebaiknya Dolarnya dilepas saja sekarang. Karena jika minggu depan nilai Rupiah sudah menguat tajam, kan iba bagi nan tetap menyimpan Dolar," pungkas Dasco.

Diketahui, nilai tukar rupiah menunjukkan performa positif pada perdagangan Kamis, 11 Juni 2026. Berdasarkan info pasar, rupiah bergerak menguat tipis 3 poin alias 0,02% ke level Rp17.941 per dolar AS, dibandingkan dengan posisi penutupan sebelumnya di level Rp17.944 per dolar AS.

Kemudian, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi hari ini kembali mengalami kenaikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 11 Juni 2026, IHSG berada di posisi 5.899,265. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia