Rosan Minta Investor Saham Tak Khawatir: Naik dan Turun Sedikit Itu Normal

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani saat konvensi pers Realisasi Investasi Triwulan IV 2025 di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Foto: Fariza Rizky Ananda/kumparan

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, meminta investor tidak cemas mengenai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Ia menilai pergerakan naik dan turun di pasar saham merupakan perihal nan wajar.

Pada penutupan perdagangan Senin (15/6), IHSG naik 247,310 poin alias 4,12 persen ke level 6.254,966.

"Kalau ada up and down sedikit itu normal gitu ya, jika ada up and down sedikit normal," kata Rosan saat konvensi pers di Istana Negara, Senin (15/6).

Rosan mengatakan kenaikan tajam IHSG nan terjadi saat ini berpotensi diikuti tindakan ambil untung oleh sebagian investor. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai dinamika normal di pasar modal.

"Begitu ini marketnya naik, ini kan boleh dibilang naik kenceng ya, pasti kelak ada beberapa hari turun sedikit terus naik lagi, that's very normal gitu," ujar Rosan.

Seorang laki-laki mengawasi layar digital pergerakan nilai saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, (12/12/2025). Foto: Dhemas Reviyanto/ANTARA FOTO

Rosan menjelaskan penanammodal lembaga dunia umumnya mempunyai perspektif investasi jangka panjang, sehingga tidak mudah keluar masuk pasar hanya lantaran perubahan nilai dalam waktu singkat.

Menurutnya, penanammodal asing lebih mempertimbangkan aspek esensial ekonomi, arah kebijakan pemerintah, serta prospek pertumbuhan jangka panjang dibandingkan pergerakan harian pasar.

"Jadi mereka tidak memandang investasi mereka hari ini masuk, oh seminggu lagi itu jika turun ya kita keluar. Enggak seperti itu, jadi mereka lihat oke secara fundamentalnya seperti apa, oke aspek technicalnya pasti up and down-nya itu nan mempengaruhi," kata Rosan.

Dia menilai reli IHSG saat ini juga dipicu oleh valuasi saham Indonesia nan menjadi semakin menarik setelah mengalami koreksi cukup dalam pada beberapa bulan terakhir.

"Hampir 36 alias 40 persen pasar modal kita, ini menyebabkan pricing dari perusahaan-perusahaan kita menjadi sangat-sangat affordable, sangat-sangat baik, sangat-sangat murah malah," ungkap Rosan.

Rosan menuturkan kombinasi esensial ekonomi nan kuat, pertumbuhan sektor perbankan nan solid, dan dividen nan menarik menjadi argumen penanammodal kembali masuk ke pasar saham Tanah Air.

"Jadi jika saya selalu melihatnya dan saya sampaikan juga di dalam Danantara, kita selalu lihatnya adalah long term approach gitu ya," tutur Rosan.

video story embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan