Rombak Jajaran Manajemen, Begini Arah Bisnis Baru Emiten Pemasok Furnitur

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Rombak Jajaran Manajemen, Begini Arah Bisnis Baru Emiten Pemasok Furnitur Ilustrasi(Dok Istimewa)

EMITEN furnitur dan perdagangan ritel, PT Oscar Mitra Sukses Sejahtera Tbk, resmi merombak total jejeran manajemen dan arah bisnisnya. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) nan digelar di Jakarta pada Kamis (11/6/2026), para pemegang saham menyetujui perubahan susunan pengurus, struktur kepemilikan, hingga peralihan pengendali (change of control) perseroan.

Berdasarkan hasil keputusan rapat, estafet kepemimpinan dan pengendali baru perseroan sekarang resmi beranjak ke tangan Alvien Febryan dan Jayden Lee. Hal ini menyusul masuknya PT Olive Power Invest sebagai pemegang saham kebanyakan baru dengan porsi kepemilikan dominan sebesar 61,91 persen, sementara sisa saham publik alias masyarakat berada di nomor 32,09 persen.

Sejalan dengan masuknya pengendali baru, pemegang saham sepakat melakukan restrukturisasi besar-besaran di jejeran Direksi dan Dewan Komisaris guna memperkuat tata kelola perusahaan ke depan.

Adapun, susunan terbaru manajemen perseroan pasca-RUPST:

Komisaris Utama: Melvin Julian

Komisaris: Qiu Shao Hua

Komisaris Independen: Christiandi Djaya Suryana

Direktur Utama: Alvien Febryan

Direktur: Wang Xiao Xuan

Direktur: Jayden Lee

Selain merombak pengurus, RUPST tersebut juga secara resmi mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2025.

Ekspansi Lini Usaha Baru: Bidik Pasar Drone hingga EV

Menandai babak baru di bawah kendali manajemen anyar, perusahaan bersiap melakukan diversifikasi upaya secara masif keluar dari upaya intinya selama ini. Langkah transformasi ini diambil sebagai bagian dari strategi garang untuk mendongkrak pertumbuhan nilai perusahaan di masa depan.

"Perseroan menyampaikan rencana pengembangan lini upaya baru sebagai bagian dari strategi pertumbuhan upaya ke depan. Beberapa sektor nan bakal dikembangkan meliputi penjualan drone (pesawat tanpa awak), kendaraan listrik (electric vehicle/EV), serta platform e-commerce," tulis manajemen perseroan dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Sektor teknologi penjelajah, ekosistem hijau, dan perdagangan digital tersebut diharapkan dapat menjadi mesin pertumbuhan pendapatan (growth engine) baru nan berkepanjangan bagi perusahaan.

Manajemen optimistis kombinasi antara penyegaran struktur kepemilikan, kekuatan modal pengendali baru, serta transformasi upaya ke sektor masa depan bakal memperkokoh esensial perusahaan, sekaligus memberikan nilai tambah optimal bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia