
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, punya argumen tersendiri merombak almanak musim ini usai memindahkan agenda MotoGP Qatar 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)
CEO MotoGP, Carmelo Ezpeleta, punya argumen tersendiri merombak almanak musim ini usai memindahkan agenda MotoGP Qatar 2026. Menurutnya, keputusan ini bakal menjaga kualitas kejuaraan dunia.
MotoGP mengumumkan balapan di Sirkuit Internasional Lusail, Losail, Qatar, nan sedianya dihelat 11-13 April 2026, diundur ke November. Hal itu dilakukan sebagai imbas bentrok antara Iran vs Amerika Serikat (AS)-Israel di Asia Barat.
1. Rombak Jadwal MotoGP 2026

Namun, pemindahan agenda itu bukan tanpa konsekuensi. MotoGP kudu menggeser seri Portugal dan Valencia (Spanyol) demi mengakomodasi balapan di Qatar.
Ezpeleta lampau angkat bicara soal keputusan tersebut. Menurutnya, perihal ini dilakukan demi menjaga kualitas Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 nan tetap menggelar 22 seri dalam semusim.
“Keputusan ini diambil dengan kepedulian luar biasa dan koordinasi penuh dengan mitra-mitra kami di Qatar dan seluruh paddock. Prioritas kami adalah keamanan dan kenyamanan semua orang nan terlibat di MotoGP,” kata Ezpeleta, dikutip dari laman resmi MotoGP, Selasa (17/3/2026).
“Kami sangat percaya diri agenda nan baru ini bakal membantu kami menjaga kualitas kejuaraan bumi sembari tetap menawari fans musim balapan nan hebat,” tukas laki-laki asal Spanyol itu.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin Sport lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·