Riset: Satu dari Lima Diagnosis Kanker Masuk Kategori Langka

Sedang Trending 3 hari yang lalu

JAKARTA – Sekitar satu dari lima pemeriksaan kanker di Amerika Serikat tergolong kanker langka. Kondisi ini menghadirkan tantangan tersendiri dalam bumi medis, mulai dari penegakan pemeriksaan hingga penentuan pengobatan nan sesuai.

Angka tersebut merujuk pada laporan American Cancer Society nan diterbitkan dalam jurnal CA: A Cancer Journal for Clinicians pada 2017. Penelitian itu menganalisis info lebih dari 100 jenis kanker langka di Amerika Serikat dan menemukan bahwa sekitar 20 persen pasien kanker didiagnosis dengan jenis kanker tersebut.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa kanker langka condong lebih sering terdiagnosis pada stadium regional alias jauh dibandingkan kanker nan lebih umum. Pada golongan tumor padat nan diteliti, 59 persen kanker langka terdiagnosis pada stadium regional alias jauh, dibandingkan 45 persen pada kanker umum. 

Temuan ini menyoroti pentingnya deteksi, pemeriksaan nan akurat, dan akses terhadap skill medis nan sesuai. Kanker langka mencakup beragam jenis penyakit dengan karakter berbeda sehingga penanganannya tidak bisa disamaratakan.

Tantangan tersebut juga menjadi perhatian dalam pengembangan jasa kanker. Pada 30 September 2026, Tamarind Health meluncurkan Rare Cancer Centre di Singapura untuk menghubungkan pasien dengan master ahli nan menangani kanker langka dan kompleks.

Pusat jasa itu mencakup sejumlah kondisi, seperti kanker darah dan limfoma, sarkoma, kanker kulit nan jarang terjadi, tumor neuroendokrin, serta kanker otak. Layanan tersebut didukung sembilan master ahli dari jaringan onkologi Tamarind Health.

Dr. Kevin Tay, Senior Consultant Medical Oncologist di OncoCare, mengatakan kanker langka merupakan salah satu kondisi nan menantang untuk didiagnosis dan ditangani. Menurut dia, pengalaman ahli dan kerjasama lintas disiplin dapat membantu proses penegakan pemeriksaan serta penyusunan rencana terapi sesuai kondisi pasien.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑