Mei Sada Sirait
, Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |14:05 WIB

Olahraga. (Foto: Freepik)
OLAHRAGA bukan hanya krusial untuk menjaga kebugaran. Bagi penyintas kanker usus besar nan sudah menjalani operasi dan kemoterapi, aktivitas bentuk terstruktur juga rupanya bisa mengurangi kambuh.
Hal ini dijelaskan master Adam Prabata melalui cuitannya di X dengan mengutip sebuah penelitian. Penelitian tersebut melibatkan 889 orang dengan kanker usus besar nan sebelumnya sudah menjalani operasi dan kemoterapi.

Para peserta kemudian mengikuti program olahraga nan terstruktur untuk memandang dampaknya terhadap kondisi mereka dalam jangka panjang. Hasilnya cukup menarik.
1. Turunkan Risiko Kanker Usus Kambuh
Penyintas kanker nan mengikuti program olahraga tersebut mempunyai akibat kekambuhan kanker alias munculnya kanker baru nan 28 persen lebih rendah dibandingkan golongan pembanding.
Tidak hanya itu, akibat kematian juga 37 persen lebih rendah pada golongan nan mengikuti program olahraga. Temuan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas bentuk setelah pengobatan kanker berpotensi memberikan faedah lebih dari sekadar membantu tubuh kembali bugar.
Dokter Adam menjelaskan, faedah olahraga pada penyintas kanker diduga berangkaian dengan respons tubuh ketika otot berkontraksi selama aktivitas fisik. Di mana olahraga dapat membantu menurunkan peradangan sistemik di dalam tubuh sekaligus meningkatkan keahlian sel imun.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·