Ricuh Saat Kelangkaan BBM di Maros, Operator SPBU adu Jotos vs Pengendara

Sedang Trending 56 menit yang lalu
Pegawai SPBU adu jotos dengan pengendara di tengah kelangkaan BBM di Maros, Sulsel, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Fenomena antrean kendaraan mengular untuk mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di Sulsel, tetap berlanjut. Di Maros, salah seorang operator SPBU, Syahran (21 tahun) dianiaya oleh pengendara sepeda motor nan ikut mengantre.

Keributan itu terjadi di SPBU Bentenge, Dusun Bentenge, Desa Bonto Mate'ne, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulsel, pada Jumat (11/9) malam. Akibat peristiwa tersebut, Syahar mengalami luka sakit pada bagian pelipis kirinya.

Kapolsek Mandai, AKP Syamsul membenarkan perihal tersebut. Ia mengatakan, penganiayaan itu dalam penyelidikan kepolisian.

"Iya benar, terjadi keributan di SPBU. Operator dianiaya pengendara motor," kata Syamsul saat dikonfirmasi kumparan, Sabtu (12/9) siang.

Keributan ini terjadi berasal saat korban sedang melayani pengisian BBM terhadap motor. Tiba-tiba, datang pelaku nan mengendarai sepeda motor berboncengan menyerobot antrean.

Pemotor nan belum diketahui identitasnya itu membawa jerigen. Ia meminta segera diisikan BBM pertalite. Tapi, korban menolak. Sehingga, mereka adu mulut hingga terjadi perkelahian.

Pegawai SPBU adu jotos dengan pengendara di tengah kelangkaan BBM di Maros, Sulsel, Jumat (11/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

"Pelaku memukul pelipis kiri korban dan korban berupaya melawan. Sehingga keributan terjadi," ucapnya.

Melihat keributan itu, pengendara lainnya nan juga ikut mengantre berupaya melerai mereka. Dan beruntung, keributan berhenti. Pelaku langsung kabur.

Kelangkaan BBM di Sulsel

Selama beberapa pekan terakhir, wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Kota Makassar, Maros, Gowa, dan kabupaten lainnya, dilanda kelangkaan BBM. Di jalanan, nampak SPBU dipenuhi oleh antrean kendaraan nan mengular hingga keluar ke bahu jalan.

Tak tanggung-tanggung, antrean kendaraan itu diperkirakan hingga beberapa kilo meter. Dalam kejadian ini, banyak dari pengendara rela antre berjam-jam lamanya dan apalagi bermalam di SPBU demi untuk mengisi BBM kendaraannya.

Meskipun pihak Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengeklaim telah menambah pasokan BBM dan menegaskan stok dalam kondisi aman, tapi antrean di lapangan tetap mengular parah.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan