RI Terbitkan Sertifikat Layak Terbang Pesawat Tanpa Awak dari China

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

RI Terbitkan Sertifikat Layak Terbang Pesawat Tanpa Awak dari China

RI Terbitkan Sertifikat Layak Terbang Pesawat (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyerahkan Sertifikat Tipe Validasi (Validation Type Certificate/VTC) untuk Pesawat Udara Tanpa Awak (Unmanned Aircraft System/UAS) Model HY100 kepada manufaktur asal Tiongkok, Ursa Aeronautical Technology Co. Ltd.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara, Sokhib Al Rokhman, menegaskan bahwa publikasi VTC untuk Model HY100 menjadi tonggak krusial dalam pengembangan ekosistem penerbangan tanpa awak di Indonesia.

"Kami memastikan seluruh proses sertifikasi melangkah secara komprehensif, mulai dari pertimbangan desain, uji sistem, hingga uji terbang, sehingga aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Kehadiran drone kargo skala besar ini membuka kesempatan baru dalam mendukung konektivitas dan pengedaran logistik nasional," ujar Sokhib dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2026).

Ditjen Perhubungan Udara melalui tim mahir kelaikudaraan sebelumnya telah melaksanakan misi Validation Type Certification secara langsung di akomodasi Ursa Aeronautical Technology di Shihezi, Tiongkok, pada 3 hingga 15 Maret 2026. Tim melakukan serangkaian uji dan pertimbangan menyeluruh untuk memastikan desain, spesifikasi, serta operasional sistem UAS HY100 memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional.

Penerbitan VTC ini menjadi pencapaian krusial sebagai sertifikasi jenis pengesahan pertama untuk large cargo drone di Indonesia. Proses sertifikasi tersebut menegaskan kesiapan regulator dalam mengakomodasi perkembangan teknologi penerbangan nan semakin maju.

Dengan kapabilitas muatan hingga 1,9 ton, drone HY100 berpotensi mentransformasi sektor logistik nasional. Teknologi ini bisa mempercepat pengedaran rantai pasok, menjangkau wilayah terpencil, serta meningkatkan efisiensi operasional industri logistik.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com