
RI Resmi Bangun Smelter Rp104 Triliun di Mempawah, Targetkan Devisa Rp52 Triliun (Foto: Freepik)
JAKARTA - Holding industri pertambangan Indonesia MIND ID, berbareng personil grupnya PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) meresmikan proyek strategis hilirisasi bauksit–alumina–aluminium di Mempawah, Kalimantan Barat. Pembangunan dan pengoperasian akomodasi pengolahan dan peleburan aluminium terpadu mempunyai total nilai investasi Rp104,55 triliun.
Fasilitas nan diresmikan mencakup smelter aluminium baru berkapasitas 600.000 metrik ton per tahun serta Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapabilitas 1 juta metrik ton alumina per tahun.
Proyek ini dirancang untuk memperkuat ketahanan mineral nasional sekaligus menjamin pasokan bahan baku bagi industri manufaktur dalam negeri.
Kurangi Ketergantungan Impor, Tambah Cadangan Devisa
Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin menyatakan, kehadiran akomodasi ini bakal memperkuat keahlian produksi aluminium nasional dan secara signifikan mengurangi ketergantungan terhadap impor aluminium. Menurutnya, ketika smelter aluminium baru beraksi penuh, persediaan devisa diperkirakan meningkat hingga 394 persen, dari sekitar Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun.
"Proyek ini merupakan kontribusi nyata Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, serta memperkuat kedaulatan negara di sektor mineral untuk masa depan Indonesia," ujar Maroef dalam aktivitas Groundbreaking Fase Pertama Enam Proyek Hilirisasi, Jumat (6/2/2026) malam.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·