John Herdman Akui Kerapatan Formasi Timnas Indonesia Harus Diperbaiki Usai Dikalahkan Vietnam

Sedang Trending 57 menit yang lalu

, BOGOR, – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menyoroti kerapatan susunan sebagai aspek krusial nan kudu segera diperbaiki tim asuhannya. Evaluasi ini disampaikan setelah skuad Garuda menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam dalam laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat, Senin.

Dalam konvensi pers usai pertandingan, Herdman menekankan pentingnya menjaga susunan tetap rapat dalam setiap fase permainan. "Saya rasa bagi kami, kami kudu tetap menjaga kerapatan formasi. Baik saat kami menyerang maupun bertahan, susunan kudu tetap rapat," ujarnya.

Herdman menjelaskan bahwa selain kerapatan formasi, manajemen permainan juga kudu ditingkatkan secara signifikan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan pertandingan kudu dimulai dari sang pelatih, bukan semata-mata dari para pemain di lapangan.

Evaluasi Strategi Menyerang

Dalam pertandingan melawan Vietnam, Herdman mengungkapkan bahwa timnya mempunyai kemauan kuat untuk bermain menyerang dan mengalirkan permainan ke lini depan lawan. Ia tidak mau timnya hanya memperkuat di area sendiri dan mengandalkan serangan balik.

Meski demikian, dia mengakui bahwa strategi ofensif semacam itu memerlukan keberanian besar dan mempunyai akibat tersendiri. "Kami hanya kudu mempelajari momen-momen nan tepat agar pertahanan kami rapat saat diserang dan transisi memperkuat kami terorganisasi dengan lebih baik," katanya.

Herdman menambahkan bahwa kunci utama untuk bangkit adalah manajemen permainan nan lebih baik dan transisi memperkuat tim. Kedua aspek tersebut bakal menjadi konsentrasi utama nan dibawa saat tim bertandang ke markas Singapura pada 7 Agustus mendatang.

Fokus ke Laga Penentu

Kekalahan dari Vietnam ini merupakan kekalahan pertama bagi skuad Garuda di fase grup, setelah sebelumnya meraih dua kemenangan berturut-turut. Indonesia sukses membungkam Kamboja dengan skor 5-1 dan menaklukkan Timor Leste 3-0.

Menyikapi situasi ini, Herdman menyerukan persatuan tim. "Kami kudu tetap berasosiasi lantaran kami tetap mempunyai satu pertandingan lagi untuk dimainkan, dan itu adalah pertandingan nan besar," tegasnya.

Selanjutnya, Indonesia bakal melakoni laga terakhir di fase grup melawan Singapura. Pertandingan ini menjadi laga krusial nan bakal menentukan nasib langkah Garuda untuk melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional