
RI Kembangkan Tanaman Energi Jadi Biomassa dan Hidrogen Hijau Nasional (Foto: Dokumentasi PLN EPI)
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional melalui kerjasama riset tanaman daya kaliandra dan sorgum berbareng PT PLN Pusat Penelitian dan Pengembangan Ketenagalistrikan (Puslitbang) serta Institut Teknologi Sumatera (ITERA).
Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung pengembangan biomassa sebagai bahan bakar co-firing pembangkit listrik sekaligus membuka kesempatan pemanfaatan biomassa sebagai bahan baku produksi hidrogen hijau melalui proses gasifikasi.
Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir mengatakan pengembangan tanaman daya merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pasokan biomassa nasional sekaligus mendukung agenda transisi daya Indonesia.
“Ke depan kebutuhan biomassa bakal terus meningkat seiring ekspansi penerapan co-firing dan pengembangan bioenergi nasional. Karena itu, PLN EPI tidak hanya membangun rantai pasok biomassa, tetapi juga mendorong pengembangan riset dan penemuan agar sumber daya berbasis hayati dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Hokkop dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Menurutnya, kaliandra dan sorgum merupakan tanaman daya nan mempunyai potensi besar lantaran dapat dibudidayakan pada lahan marginal, mempunyai produktivitas tinggi, serta berpotensi dimanfaatkan untuk beragam kebutuhan energi, mulai dari biomassa padat hingga bahan baku hidrogen hijau.
“Bioenergi tidak hanya berkedudukan dalam menurunkan emisi, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat. Melalui kerjasama ini, kami mau memastikan bahwa pengembangan biomassa di Indonesia didukung oleh riset nan kuat, teknologi nan tepat, dan model upaya nan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, General Manager PLN Puslitbang Mochamad Soleh mengatakan, kerjasama antara industri dan perguruan tinggi menjadi aspek krusial dalam menghasilkan penemuan nan dapat diimplementasikan secara nyata pada sektor ketenagalistrikan.
“PLN terus mendorong riset terapan nan bisa menjawab kebutuhan daya masa depan. Pengembangan tanaman daya seperti kaliandra dan sorgum diharapkan dapat menghasilkan model pemanfaatan biomassa nan lebih efisien, baik untuk kebutuhan co-firing maupun pengembangan daya hijau lainnya,” ujar Soleh.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·