RI Gandeng Uni Emirat Arab Genjot Perdagangan-Investasi

Sedang Trending 2 jam yang lalu

Jakarta -

Hubungan bilateral antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) terus diperkuat khususnya di bagian investasi, ketahanan pangan dan pengembangan infrastruktur. Kerja sama kedua negara tercermin dalam beragam forum bilateral sebagai bagian dari upaya berbareng mendorong pertumbuhan nan inklusif dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Duta Besar (Dubes) UEA untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri, nan didampingi Chief Strategy Officer (CSO) Louis Dreyfus Company (LDC) Thomas Couteaudier di Jakarta pada Rabu (10/6).

"Indonesia menyambut baik komitmen UEA dan pelaku upaya dunia seperti Louis Dreyfus Company untuk memperluas kerja sama ekonomi di Indonesia. Kami mendorong peningkatan investasi nan mendukung hilirisasi, ketahanan pangan dan penguatan rantai pasok nasional," ujar Airlangga dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (14/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan bahwa UEA merupakan salah satu mitra strategis Indonesia di area Timur Tengah. Implementasi Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-UAE CEPA) diharapkan dapat semakin meningkatkan arus perdagangan dan investasi kedua negara.

Berkenaan dengan kehadiran bumi upaya asal UEA di Indonesia, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia memberikan support penuh terhadap keberlangsungan dan pengembangan aktivitas upaya perusahaan-perusahaan UEA, termasuk LDC nan telah beraksi di Indonesia selama 25 tahun.

Dalam konteks nan lebih luas, Dubes Abdulla menyampaikan bahwa Abu Dhabi Export (ADEX) telah menyatakan komitmen investasi dengan konsentrasi utama pada penguatan ketahanan pangan nasional. Komitmen itu mencerminkan kepercayaan strategis UEA terhadap potensi sektor pangan dan agribisnis Indonesia, sekaligus menjadi landasan bagi kemitraan jangka panjang nan saling menguntungkan.

Terkait pengembangan infrastruktur, Abu Dhabi Ports (ADP) juga siap untuk mendukung pengembangan bandar udara di Bali melalui penyelenggaraan kajian kelayakan. Lebih lanjut, kedua pihak menyepakati pentingnya menjaga intensitas komunikasi bilateral guna memastikan beragam komitmen nan telah dibangun dapat direalisasikan secara efektif.

"Pemerintah Indonesia dan UEA sepakat untuk terus memperkuat sinergi investasi, memfasilitasi kepastian upaya bagi penanammodal strategis, serta mendorong percepatan penerapan proyek-proyek prioritas demi kemakmuran bersama," tutur Airlangga.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance