RI-China Teken MoU Kembangkan Pabrik Es, Cold Storage dan Galangan Kapal untuk Koperasi Desa

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

RI-China Teken MoU Kembangkan Pabrik Es, Cold Storage dan Galangan Kapal untuk Koperasi Desa

Kemenkop menandatangani MoU dengan China-Shanghai Cooperation Organization Economic and Trade Exchange Center. (Foto: Okezone.com/Kemenkop)

JAKARTA - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan China-Shanghai Cooperation Organization Economic and Trade Exchange Center alias SCO-ETEC (Pusat Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan Organisasi Kerja Sama China-Shanghai Organisasi Kerja Sama Shanghai) mengenai penguatan ekosistem industri perikanan dan ekonomi rakyat berbasis koperasi di Jakarta. 

Terdapat enam jenis nota kesepahaman (MoU/ Memorandum of Understanding) nan dilakukan kedua belah pihak dimana semuanya mengenai dengan upaya mengoptimalkan keberadaan koperasi dalam rangka meningkatkan potensi ekonomi di sektor perikanan dan kemaritiman. 

Keenam jenis MoU tersebut ialah Mou Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Untuk Koperasi, MoU Proyek Pabrik Es dan Cold Storage Berbasis Koperasi, MoU pengembangan Gudang Ikan Modern, MoU Pemberdayaan Galangan Kapal nan Dikelola Oleh Koperasi, MoU Pembentukan dan Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Serta Pengembangan Usaha Koperasi di Sektor Perikanan, kemudian MoU Sinergi Pengembangan dan Pemberdayaan Koperasi di Kawasan Perikanan.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan, penandatangan kerja sama tersebut tindak lanjut dari kesepakatan di beragam sektor khususnya di sektor ahli ekonomi antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping di tahun lalu. Kerja sama di sektor ekonomi tersebut konsentrasi pada pengembangan sektor perikanan dan kemaritiman melalui koperasi.

“Kesepakatan nan kami lakukan adalah khususnya dalam rangka pengembangan potensi sektor perikanan dan kelautan, didalamnya termasuk pembangunan industri pendukung bagi sektor kelautan dan perikanan,” kata Menkop, Jumat (13/3/2026). 

SCO-ETEC berbareng mitra perusahaan dari Tiongkok bakal mendukung pembangunan akomodasi vital seperti pabrik es batu, cold storage, galangan kapal, hingga pembangkit listrik tenaga surya skala mini terutama nan bakal dikelola oleh Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. 

Ia menegaskan bahwa Indonesia mempunyai potensi kelautan dan perikanan nan sangat besar dengan lebih dari dua pertiga wilayah berupa lautan. Di sisi lain sektor perikanan mempunyai peran nan sangat krusial dalam mendukung ketahanan pangan, memperkuat ekonomi nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Namun demikian, Indonesia dihadapkan pada kondisi kemiskinan nan ekstrim terutama di wilayah-wilayah pesisir nan merupakan area lumbung pangan berbasis maritim. Oleh lantaran itu perlu ada upaya keberlanjutan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam tersebut agar persoalan kemiskinan dapat dihilangkan

"Dengan penandatanganan ini kita harapkan bisa meningkatkan potensi kapabilitas perikanan dan sekaligus mengurangi apalagi menghilangkan kemiskinan di desa pesisir terutama para nelayan di Indonesia,” tegasnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com