RI-China Sepakati Kerja Sama Maritim, Tingkatkan Keselamatan Navigasi Laut

Sedang Trending 51 menit yang lalu
Menteri Luar Negeri Sugiono menyambut kunjungan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Foto: Edgar Su/REUTERS

Indonesia dan China sepakat memperkuat kerja sama maritim, salah satunya melalui peningkatan keselamatan navigasi.

Kesepakatan itu dibahas dalam pertemuan perdana Dialog Strategis Komprehensif (CSD) Indonesia-China di Ruang Nusantara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Jakarta, Jumat (21/8).

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengatakan kedua negara sepakat meningkatkan kerjasama di sejumlah bagian kelautan.

"Kami sepakat meningkatkan kerjasama di bagian keselamatan navigasi, penelitian ilmiah kelautan, keamanan maritim, dan pengembangan kapasitas," ujarnya, dalam joint press statement bersama Menlu China Wang Yi di Gedung Pancasila, usai CSD.

Kerja sama maritim tersebut menjadi salah satu dari lima pilar hubungan RI-China nan dibahas dalam CSD.

Kelima pilar itu mencakup politik, ekonomi, maritim, hubungan antarmasyarakat, dan keamanan.

Singgung Laut China Selatan

Menlu China Wang Yi mengatakan kedua negara juga sepakat meningkatkan kerja sama maritim di Laut China Selatan.

"Kedua pihak telah sepakat untuk memulai kembali kerja sama penangkapan ikan. Kami bakal meningkatkan kerja sama maritim serta mendorong pembangunan berbareng di Laut Tiongkok Selatan," kata Wang Yi.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Sugiono di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Foto: Edgar Su/REUTERS

Ia mengatakan RI-China juga berkomitmen menjalankan Declaration on the Conduct of Parties (DOC) dan mendorong penyelesaian Code of Conduct (COC).

"Kedua pihak berdedikasi untuk mengimplementasikan DOC, berupaya untuk menyelesaikan perundingan COC, berbareng membangun narasi baru Laut Tiongkok Selatan nan damai, ramah, dan kerja sama," ujarnya.

Sugiono mengatakan penguatan kerja sama maritim menjadi bagian dari upaya kedua negara menindaklanjuti kesepakatan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Xi Jinping.

"Melalui platform ini kita memperkuat sistem untuk menindaklanjuti konsensus nan telah disepakati oleh kedua Presiden, mengidentifikasi kerja sama-kerja sama baru dan juga mengatasi beragam tantangan nan kita temui bersama," kata Sugiono.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan