Review Novel A Curse For True Love Karya Stephanie Garber

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

A Curse For True Love – Darah bakal tertumpah, hati bakal direbut, dan cinta sejati kudu menghadapi ujian besar dalam A Curse For True Love, penutup memikat dari trilogi Once Upon A Broken Heart karya Stephanie Garber nan sukses meraih predikat kitab terlaris #1 New York Times.

Kisah ini menghadirkan dua sosok berbahaya, seorang gadis nan terjebak di antara mereka, serta pertarungan penuh akibat demi meraih kebahagiaan selamanya.

Evangeline Fox pergi ke Utara nan Megah dengan angan menemukan akhir nan bahagia, dan sekilas tampaknya dia betul-betul mendapatkannya. Ia menikah dengan seorang pangeran tampan dan tinggal di kastil nan legendaris. Namun, Evangeline tidak menyadari bahwa kisah dongeng nan dia jalani menyimpan nilai nan sangat mahal.

Grameds bisa mendapatkan novel A Curse For True Love jenis Bahasa Indonesia nan diterbitkan oleh Mizan pada 4 Maret 2024 dengan ketebalan 364 halaman. Sebelum menyelami ceritanya lebih jauh, mari terlebih dulu mengenal Stephanie Garber, penulis di kembali kisah memikat ini.

Profil Stephanie Garber – Penulis Novel A Curse For True Love

Stephanie Garber adalah penulis fiksi remaja asal Amerika Serikat nan dikenal lewat trilogi Caraval serta seri Once Upon a Broken Heart nan tetap berada dalam semesta cerita nan sama.

Sebelum dikenal sebagai penulis, Garber bekerja sebagai kepala pondok kampus dan menulis pada waktu luangnya. Ia sempat menulis beberapa novel dan mendapatkan beragam penolakan dari penerbit. Hingga akhirnya, novel keempat nan dia tulis, sebuah kisah opera luar angkasa, sukses menarik perhatian seorang pemasok sastra.

Meski begitu, naskah opera luar angkasa tersebut tidak sukses terjual.

Setelahnya, Garber menulis Caraval. Pada awalnya dia tidak pernah merencanakan Caraval sebagai kitab pertama dari sebuah seri maupun sebagai novel romantis. Namun, kesuksesan cerita tersebut membuatnya melanjutkan kisahnya ke dalam dua sekuel berjudul Legendary dan Finale nan kemudian melengkapi trilogi Caraval.

Karya-karya Garber mendapatkan tanggapan nan beragam dari para kritikus. Novel Caraval apalagi memperoleh ulasan berbintang dari Publishers Weekly nan menyebut bahwa karakter nan kuat, latar cerita nan imajinatif, serta style penulisan nan memikat sukses menghadirkan kisah tentang cinta, kehilangan, pengorbanan, dan angan nan begitu memikat.

Sinopsis Novel A Curse For True Love

Tidak ada nan lebih diinginkan Evangeline Fox selain hidup senang selamanya. Kini, dia tampaknya telah mendapatkan semua nan diimpikan. Ia menikah dengan seorang pangeran tampan dan tinggal di istana kerajaan.

Mestinya, kehidupannya itu dipenuhi kebahagiaan tanpa satu pun kekhawatiran. Akan tetapi, kenyataannya justru bertolak belakang.

Di kembali kehidupan nan tampak sempurna, Evangeline merasakan kekosongan nan susah dijelaskan. Seolah ada sesuatu nan lenyap dan meninggalkan luka di dalam hatinya. Ia juga tidak mengerti kenapa jantungnya justru berdebar ketika memikirkan seorang laki-laki asing, sosok berparas rupawan dengan rambut keemasan nan seakan memanggil kenangan nan telah lama terlupakan.

Lelaki itu pernah bersedia membawanya melewati apa pun, bukan hanya menyeberangi perairan nan membeku. Ia bakal menyeretnya menembus kobaran api jika perlu, menggendongnya agar selamat dari peperangan, dari kota-kota nan runtuh, apalagi dari bumi nan hancur.

Kini Evangeline mulai merasa ada sesuatu nan berubah dalam dirinya. Ia bukan lagi gadis nan dulu penuh angan dan percaya pada dongeng, cinta pada pandangan pertama, serta kisah senang nan memperkuat selamanya.

Kelebihan dan Kekurangan Novel A Curse For True Love

Pros & Cons

Pros

  • Desain sampul nan menarik.
  • Karakter nan realistis.
  • Cerita nan relate dengan pembaca.
  • Alur susah ditebak.
  • Adegan nan memukau.
  • Sudut pandang nan berbeda.

Cons

  • Alur awal kitab agak lambat.
  • Plot nan tawar dan tak terjelaskan.

Kelebihan Novel A Curse For True Love

Novel A Curse For True Love karya Stephanie Garber menjadi karya nan ditunggu-tunggu para pembaca nan mengikuti triloginya. Novel ini menjadi penutup nan bagus dan menyajikan banyak kelebihan.

  • Desain sampul nan menarik

Sampul jenis Indonesia untuk kitab pertama dan kedua sempat menarik perhatian luas ketika dibagikan oleh Stephanie Garber melalui akun IG pribadinya.

Desainnya nan elok dan unik membikin banyak pembaca internasional tertarik. Bahkan, sampul tersebut kemudian digunakan dan dijual di beragam negara seperti Amerika, Kanada, dan Jerman.

  • Karakter nan realistis

Stephanie Garber menghadirkan karakter nan tidak sepenuhnya baik ataupun sepenuhnya jahat. Sebagian besar tokohnya berada di wilayah abu-abu, sehingga terasa lebih realistis dan menarik bagi pembaca.

Karakter utama pun digambarkan membikin keputusan nan tidak selalu sempurna, tetapi tetap terasa masuk logika dan manusiawi.

  • Cerita nan relate dengan pembaca

Tema utama dalam cerita ini terasa dekat dengan pengalaman banyak orang, terutama nan pernah merasakan patah hati alias pengkhianatan dalam hubungan.

Unsur emosional inilah nan membikin cerita bisa menyentuh emosi pembaca dan membikin mereka lebih terhubung dengan perjalanan tokohnya.

  • Alur susah ditebak

Kekuatan lain dari novel ini terletak pada alurnya nan tidak mudah diprediksi. Narasi nan dibangun tetap terasa kuat dengan bumi khayalan nan penuh keajaiban.

Dalam kitab ketiga ini, pembaca bakal menemukan beragam unsur dongeng, kutukan, serta tempat-tempat magis nan memikat dan membikin semesta ceritanya terasa hidup.

  • Adegan nan memukau

Banyak segmen dalam novel ini nan bisa meninggalkan kesan mendalam bagi pembaca. Momen-momen tertentu terasa begitu emosional hingga membikin pembaca terbawa suasana.

Kisahnya menghadirkan emosi bahagia, tegang, dan penuh semangat nan membikin pengalaman membaca terasa semakin memuaskan.

  • Sudut pandang nan berbeda

Pada kitab ketiga ini, Stephanie Garber menggunakan perspektif pandang dari tiga tokoh sekaligus, ialah Evangeline, Apollo, dan Jacks.

Pergantian perspektif pandang ini memberikan perspektif nan lebih luas terhadap peristiwa nan terjadi serta memperkaya emosi dan pemikiran dari masing-masing karakter.

Kekurangan Novel A Curse For True Love

Meskipun Novel A Curse For True Love karya Stephanie Garber menawarkan banyak kelebihan, kitab ini tetap tidak luput dari kekurangan nan terasa mengganjal.

  • Alur awal kitab agak lambat

Bagian awal novel terasa melangkah cukup lambat. Hal ini terjadi lantaran Evangeline kudu mempelajari kembali beragam perihal setelah kehilangan ingatannya.

Proses tersebut membikin alur di awal cerita terasa lebih pelan, meskipun perlahan mulai berkembang seiring berjalannya cerita.

  • Plot nan tawar dan tak terjelaskan

Walaupun tetap menarik seperti buku-buku sebelumnya, sebagian pembaca merasa bahwa novel ini tidak menghadirkan nuansa magis dan angan sekuat seri sebelumnya.

Selain itu, ada beberapa karakter nan tiba-tiba menghilang dari cerita tanpa penjelasan nan jelas, sehingga meninggalkan sedikit tanda tanya bagi pembaca.

Memahami Fenomena Cinta pada Pandangan Pertama

Dalam cerita ini, Evangeline digambarkan tidak lagi percaya pada cinta pada pandangan pertama. Bagaimana dengan kamu, Grameds? Apakah Anda juga merasakan perihal nan sama, alias justru percaya bahwa cinta bisa muncul sejak pertemuan pertama?

Secara umum, cinta pada pandangan pertama merujuk pada kondisi ketika seseorang langsung merasakan kesukaan romantis nan sangat kuat kepada orang nan baru saja dia lihat.

Perasaan ini muncul secara sigap dan terasa begitu mendalam meskipun kedua orang tersebut belum saling mengenal.

Walaupun sering dianggap hanya sebagai gambaran romantis dalam movie alias lagu, penelitian menunjukkan bahwa otak manusia dapat memicu reaksi kimia nan berangkaian dengan emosi cinta hanya dalam waktu sekitar seperlima detik setelah memandang seseorang nan menarik perhatian.

Berikut beberapa kebenaran nan dapat menjelaskan kejadian tersebut:

  • Reaksi Biologis di Dalam Otak

Ketika seseorang merasa tertarik secara instan, otak bakal mengaktifkan sejumlah area nan bekerja berbarengan untuk melepaskan beragam unsur kimia, seperti dopamin, oksitosin, dan adrenalin.

Kombinasi unsur tersebut dapat menimbulkan emosi bahagia, berdebar, dan euforia nan apalagi sering dibandingkan dengan sensasi ketagihan.

  • Perbedaan antara Cinta dan Ketertarikan Fisik

Sebagian master beranggapan bahwa apa nan sering disebut sebagai cinta pada pandangan pertama sebenarnya lebih dekat dengan kesukaan bentuk nan sangat kuat. Ketertarikan ini biasanya dipicu oleh aspek penampilan, bahasa tubuh, alias kesan visual nan mengingatkan kita pada sosok nan disukai.

Sementara itu, cinta nan lebih mendalam umumnya memerlukan waktu untuk tumbuh melalui proses saling mengenal, berkomunikasi, dan memahami kepribadian satu sama lain.

  • Tanda-Tanda nan Dirasakan

Orang nan mengalami kejadian ini biasanya merasakan sejumlah respons emosional dan fisik. Beberapa di antaranya adalah emosi seperti tertarik secara alami ke arah orang tersebut, seolah ada daya tarik nan kuat.

Selain itu, tubuh juga dapat memberikan reaksi seperti jantung berdebar lebih cepat, telapak tangan berkeringat, dan muncul rasa gugup nan justru terasa menyenangkan. Perhatian pun menjadi sangat terfokus sehingga susah berakhir memikirkan orang nan baru ditemui itu.

  • Pengaruh Ilusi Memori (Halo Effect)

Dalam beberapa kasus, pendapat tentang cinta pada pandangan pertama bisa terbentuk lantaran langkah otak kita mengingat masa lalu.

Ketika sebuah hubungan berkembang dengan baik, otak condong memperindah kenangan tentang pertemuan pertama.

Akibatnya, momen nan sebenarnya biasa saja dapat terasa seolah sangat romantis dan membikin kita percaya bahwa emosi cinta sudah muncul sejak awal pertemuan.

Penutup

“Ia bakal membawanya melewati lebih dari sekadar air nan membeku. Ia bakal menariknya melewati api jika perlu, menyelamatkannya dari cengkeraman perang, dari kota-kota nan runtuh dan bumi nan hancur. Dan dia mencintainya. Dia mencintainya. Dia mencintainya. Dia mencintainya. Dia sangat mencintainya sehingga dia menulis ulang sejarah.”

A Curse For True Love karya Stephanie Garber adalah novel khayalan nan penuh dengan cinta dan realitas di baliknya. Sama seperti cinta di bumi nyata, bukan hanya emosi senang saja nan meliputinya, berbarengan dengan itu datang pula kekecewaan, rasa takut, dan kesedihan nan mengikutinya.

Grameds nan mengikuti trilogi Once Upon A Broken Heart, novel A Curse For True Love karya Stephanie Garber ini wajib untuk Anda dapatkan sebagai penutup nan indah. Novel ini tentunya bisa Anda dapatkan di Gramedia.com.

Untuk mendukung Anda #TumbuhBermakna, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu.

Penulis: Gabriel

Rekomendasi Buku

The Ballad of Never After

The Ballad of Never After

Dear Evangeline,

Kau bakal berjumpa Jacks lagi dan, saat itu terjadi, jangan tertipu gara-gara lesung pipinya nan menawan, mata birunya nan memukau, alias kupu-kupu nan beterbangan di perutmu ketika dia memanggilmu Rubah Kecil—itu bukan panggilan sayang. Itu manipulasi.

Dia adalah Takdir dan baginya kau hanyalah perangkat untuk membuka Pelengkung Valory, nan menyimpan sesuatu nan sangat dia inginkan. Dia adalah Takdir dan apa pun nan diinginkan Takdir, biasanya bukan sesuatu nan baik, apalagi berpotensi membawa kehancuran. Kau hanya perlu konsentrasi pada satu tujuan: mendapatkan akhir senang selamanya agar Jacks mendapatkan ganjaran nan setimpal atas perbuatannya.

Once Upon A Broken Heart

Once Upon a Brokenheart

Seberapa jauh kau bakal bertindak demi mendapatkan akhir senang selamanya? Tak ada nan memahami patah hati lebih baik daripada Jacks, sang Pangeran Hati, dan untuk itulah Evangeline Fox memerlukan bantuannya: membatalkan pernikahan kekasihnya dengan saudari tirinya.

Yang tidak Evangeline sadari, Jacks bukan rawan lantaran dia jahat, melainkan lantaran dia tidak bisa membedakan baik alias buruk. Dan, sudah terlambat bagi Evangeline untuk menyesali musibah macam apa nan disebabkan akibat permintaan egoisnya.

Jacks hidup kekal dengan kutukan mengerikan: siapa pun nan menciumnya bakal mati. Dan, sekarang Evangeline berhutang kepadanya. Tiga ciuman. Kapan pun laki-laki itu inginkan. Dengan siapa pun nan laki-laki itu tentukan. nan tentu saja tidak sesederhana kedengarannya lantaran segala perihal mengenai Pangeran Hati, selalu melibatkan hati nan patah alias jasad nan mati.

Caraval

Caraval

Selamat datang, selamat datang di Caraval!

Tella kabur dari rumah demi datang ke Caraval, muak dengan kekejaman sang ayah.

Scarlett, sang kakak, berupaya mengejar dengan pertolongan dari seorang pemuda asing, Julian.

Di dalam, kalian bakal temukan lebih banyak keajaiban daripada nan bisa disaksikan orang lain seumur hidup mereka. Tella menghilang. Tidak mau terpesona pada sihir Caraval, Scarlett hanya mau menemukan Tella dan pulang tepat waktu di hari pernikahannya. Tapi itu tidak mudah.

Dunia kami dibangun dari khayalan. Jadi, walaupun kami mau kalian terhanyut, berhati-hatilah jangan sampai terseret arus terlalu jauh.

Selengkapnya
Sumber Gramedia
Gramedia