Review Buku Toko yang Buka di Kala Hujan

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Toko nan Buka di Kala Hujan – Bagaimana jika kebahagiaan bisa dibeli… tapi nilai nan kudu Anda bayar bukanlah uang?

Selamat datang di Toko Musim Hujan. Di tempat nan mengunjungi tinggi kejujuran dan kepercayaan ini, tersedia penawaran nan tidak biasa. Pernah terpikir untuk melepaskan beban hidupmu? Di sini, Anda bisa menukarnya dengan sedikit kebahagiaan nan tersimpan rapi di rak-rak toko. Namun ingat, setiap keputusan memilki akibat dan apa pun nan terjadi selama kunjunganmu sepenuhnya menjadi tanggung jawabmu sendiri.

Itulah sekilas gambaran dari kitab Toko nan Buka di Kala Hujan karya You Yeong-Gwang. Novel Setebal 296 laman ini diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 11 September 2025 dan menghadirkan kisah nan sarat makna sekaligus memikat untuk diikuti. Di bawah ini, Gramin sudah merangkum profil penulis, sinopsis, serta ulasan kelebihan dan kekurangannya sebagai bahan pertimbanganmu sebelum membaca. Jangan sampai terlewat ya!

button cek gramedia com

Profil You Yeong-Gwang – Penulis Buku Toko nan Buka di Kala Hujan

You Yeong Gwang lahir dari latar belakang akademik nan cukup unik, ialah menggabungkan studi Bisnis Administrasi dan Sejarah saat menempuh pendidikan tinggi. Setelah lulus, dia menapaki beragam pekerjaan mulai dari bumi pendidikan hingga pusat panggilan, sebelum akhirnya menyadari bahwa hatinya sebenarnya terpaut pada bumi menulis. Keinginannya menjadi penulis tumbuh dari pengalaman pribadi ketika dia menemukan bahwa membaca novel bisa membantu menyembuhkan luka dan tekanan hidup nan pernah dia alami.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari hari, You Yeong Gwang apalagi sempat bekerja sebagai pengantar makanan sembari terus mengasah keahlian menulisnya. Dari kegigihan itu lahirlah beberapa karya nan dia terbitkan secara mandiri. Perjalanannya nan berliku justru memperkaya perspektif pandangnya sebagai penulis, menghadirkan cerita cerita nan dekat dengan kehidupan dan mengandung kehangatan nan dapat dirasakan pembaca.

Sinopsis Buku Buku Toko nan Buka di Kala Hujan

Yang terdengar hanya bunyi berkeresak nan mengganggu telinga. “Mulai lagi,” gumam Se rin sembari mencoba memperbaiki radio tua nan apalagi sudah jarang terlihat di era sekarang. Dengan kesal, dia menepuk keras perangkat itu hingga mengeluarkan bunyi nyaring. Tiba tiba bunyi penyiar cuaca muncul, seolah radio itu memperoleh kembali nyawanya. “Hujan diprediksi turun di seluruh negeri mulai minggu depan lantaran pengaruh antisiklon dari area utara Samudra Pasifik.”

Se rin nyaris saja menjatuhkan radio renta tersebut. Inilah berita nan dia tunggu sejak lama. Hujan akhirnya bakal datang. Dan saat hujan turun, itulah tanda bahwa “toko nan menjual kemalangan” bakal kembali dibuka.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Toko nan Buka di Kala Hujan

Pros & Cons

Pros

  • Cerita nan seru.
  • Mudah untuk dipahami.
  • Penokohan nan kuat dan mendetail.
  • Memberikan banyak pembelajaran dan pesan moral.
  • Sampul kitab nan menarik dan cantik.

Cons

  • Perpindahan latar terasa kurang pas.

Kelebihan Buku Toko nan Buka di Kala Hujan

Buku Toko nan Buka di Kala Hujan karya You Yeong-Gwang ini mempunyai banyak sekali kelebihan nan membikin kitab ini wajib sekali untuk Anda miliki dan baca.

  • Cerita nan seru.

Alur cerita dalam kitab ini bergerak dengan sangat mulus dan bisa membikin pembaca nyaman duduk meskipun dalam waktu nan lama. Setiap bab menghadirkan kejutan mini nan membikin rasa penasaran terus tumbuh. 

  • Mudah untuk dipahami.

Bahasa nan digunakan sederhana dan tidak berputar putar, sehingga pembaca dapat dengan mudah mengikuti bentrok nan menimpa Se rin. Hidupnya nan penuh kesulitan, mulai dari tidak mempunyai teman, kondisi ekonomi family nan memprihatinkan, hingga kebingungan menentukan masa depan, membikin ceritanya terasa dekat dengan realitas nan banyak orang alami. 

  • Penokohan nan kuat dan mendetail.

Tokoh tokoh dalam cerita digambarkan dengan karakter nan sangat jelas, terutama Se rin nan berjuang menghadapi kehidupan nan tidak pernah berpihak padanya. Melalui penggambarannya, pembaca bisa memandang bahwa setiap orang pasti mempunyai cobaan, hambatan, dan rasa sakit nan tidak selalu tampak dari luar. 

  • Memberikan banyak pembelajaran dan pesan moral.

Buku ini menghadirkan banyak pesan nan dapat direnungkan. Pembaca diingatkan bahwa setiap orang mempunyai kelebihan, kemampuan, dan pencapaian nan tidak selalu kudu sama dengan orang lain. Kisah Se rin memperlihatkan bahwa pertumbuhan seseorang tidak bisa dibandingkan dengan perjalanan hidup orang lain. Justru dari perjuangan dan luka nan dialami setiap tokoh, pembaca dapat memahami bahwa setiap manusia berkuasa menentukan jalannya sendiri.

  • Sampul kitab nan menarik dan cantik.

Sampul Toko nan Buka di Kala Hujan menampilkan ilustrasi nan hangat dan penuh nuansa magis, sangat cocok dengan tema cerita nan menyentuh dan sedikit misterius. Dominasi warna hijau dan biru menciptakan suasana rimba nan rindang dan basah terkena hujan, sekaligus membangkitkan emosi tenang dan melankolis. Garis hujan nan tampak turun dari bagian atas sampul memberi kesan bahwa pembaca sedang diajak memasuki bumi nan hanya muncul ketika hujan datang.

Secara keseluruhan, sampul ini tidak hanya bagus tetapi juga mempunyai keahlian kuat untuk menarik perhatian. Visualnya menggambarkan perpaduan antara hujan, harapan, dan keajaiban, nan selaras sekali dengan isi cerita nan membahas luka, kemalangan, serta kesempatan untuk menemukan kebahagiaan baru.

Kekurangan Buku Toko nan Buka di Kala Hujan

Buku Toko nan Buka di Kala Hujan karya You Yeong-Gwangasih mempunyai perihal nan dinilai menjadi kekurangan dalam menikmati karya nan satu ini.

  • Perpindahan latar terasa kurang pas.

Beberapa bagian dalam cerita terkadang beranjak latar dengan ritme nan terasa mendadak sehingga membikin pembaca kudu beradaptasi ulang dengan suasananya. Transisi antar scene nan tidak sepenuhnya mulus dapat membikin alur terasa agak loncat. Meski tidak mengganggu keseluruhan cerita, pembaca nan terbiasa dengan alur rapi mungkin perlu sedikit waktu untuk menyesuaikan diri dengan style penceritaan nan seperti ini.

Fakta Menarik Tentang Hujan

Karena kitab ini berjudul Toko nan Buka di Kala Hujan, Gramin bakal memberikan beberapa kebenaran menarik tentang hujan nan mungkin belum diketahui oleh Grameds, Simak ya!

  1. Ada tempat di Bumi nan belum pernah terkena hujan

Gurun Atacama nan berada di wilayah utara Chili dan bagian selatan Peru dikenal sebagai area paling kering di Bumi berasas catatan meteorologi. Rata-rata curah hujannya hanya sekitar 0,5 millimeter per tahun, menurut Guinness World Record. NASA menyebut Atacama sebagai gurun non-kutub terkering nan ada di planet ini.

Namun beberapa intelektual meyakini ada wilayah lain nan apalagi lebih kering, ialah McMurdo Dry Valleys di Antartika. Berdasarkan EarthDate.org, wilayah ini tidak pernah menerima hujan sepanjang sejarah Bumi.

Kedua area ini sangat tandus dan nyaris tidak mendukung kehidupan. Ketika perangkat nan sama nan pernah digunakan untuk penelitian di Mars pada tahun 1970-an diterapkan di sana, hasilnya menunjukkan tidak ada tanda kehidupan di kedua letak tersebut.

  1. Hujan tidak selalu sampai ke tanah

Saat hujan turun dari langit, kita biasanya mengira tetesan air pasti mencapai tanah dan membasahi apa pun nan ada di bawahnya. Faktanya, jika udara berada dalam kondisi sangat kering, sebagian tetesan hujan dapat menguap sebelum sampai ke permukaan. Peristiwa ini biasanya membikin langit tampak mendung saja tanpa menimbulkan basah di tanah. Fenomena tetesan nan menghilang sebelum menyentuh tanah ini disebut virga.

  1. Bau hujan sangat khas, ini dia sumbernya

Walaupun air tidak mempunyai bau, banyak orang dapat mencium aroma unik ketika hujan pertama kali turun. Menurut EarthSky.org, aroma tersebut sebenarnya berasal dari tanah nan lembap.

Aroma hujan dikenal sebagai petrichor, sebuah istilah nan diperkenalkan oleh intelektual Australia pada tahun 1964. Mikroorganisme mini bernama Actinobacteria, nan bisa ditemukan di beragam lingkungan, mempunyai peran besar dalam menghasilkan aroma ini.

Mikroorganisme tersebut menguraikan bahan organik nan meninggal menjadi senyawa sederhana. Salah satu hasil aktivitas mereka adalah geosmin, nan menjadi penyumbang utama aroma tanah setelah hujan. Ketika tetesan hujan menghantam permukaan tanah, partikel mini alias aerosol terlepas ke udara dan membawa geosmin, sehingga kita dapat mencium aroma unik tersebut.

  1. Bentuk tetesan air hujan

Selama ini tetesan hujan sering digambarkan berbentuk seperti tetesan air mata, padahal corak aslinya berbeda. Menurut US Geological Survey alias USGS, corak tetesan hujan nan paling umum justru menyerupai roti hamburger.

Tetesan nan mini umumnya berbentuk bulat. Ketika ukurannya membesar melampaui radius tertentu, bentuknya berubah menjadi mirip hamburger. Jika ukurannya makin besar, tetesan tersebut bakal terdistorsi hingga berbentuk seperti parasut dengan lapisan air di bagian bawahnya, lampau pecah menjadi tetesan nan lebih kecil.

  1. Berat tetesan hujan

Istilah hujan lebat tidak berangkaian dengan berat tetesannya. Menurut departemen fisika Union University di Tennessee, satu tetes hujan rata-rata hanya berbobot sekitar 0,034 gram. Berat tersebut apalagi lebih ringan dibandingkan sehelai bulu mata.

  1. Perlu 2 menit tetesan hujan mencapai tanah

Ketinggian awan memang berbeda-beda, namun kecepatan rata-rata turunnya tetesan hujan adalah sekitar 22 kilometer per jam. Jika dianggap hujan turun dari ketinggian sekitar 760 meter, maka butuh sekitar dua menit bagi tetesannya untuk mencapai permukaan.

Tetesan hujan nan lebih besar bisa turun lebih cepat, sekitar 32 kilometer per jam. Sementara tetesan paling mini dapat memerlukan waktu hingga tujuh menit untuk mencapai tanah..

  1. Tempat paling basah ada di India

Mawsynram di negara bagian Meghalaya, India, dikenal sebagai area dengan curah hujan tertinggi di dunia. Berdasarkan WorldAtlas.com, wilayah ini menerima rata-rata 11.870 milimeter hujan setiap tahun. Fenomena ini terjadi lantaran angin musim membawa udara lembap dari Teluk Benggala menuju pegunungan Himalaya. Ketika angin tersebut naik dan berjumpa barisan pegunungan, curah hujan meningkat drastis dan akhirnya turun dalam jumlah besar di area Mawsynram.

Penutup

Hujan mungkin sedang turun. Namun,  jangan lupa  bahwa selalu ada seberkas sinar dibalik awan gelap. Kalimat ini tidak hanya menjadi pengingat, tetapi juga dorongan agar kita tetap melangkah meski hidup terasa berat. Sama seperti hujan nan perlahan mereda dan memberi ruang bagi pelangi, setiap kesulitan pun pada akhirnya bakal membawa kita pada sesuatu nan lebih terang.

Melalui kisah Se rin dan toko misterius nan hanya muncul ketika hujan turun, kitab Toko nan Buka di Kala Hujan membujuk pembaca menyadari bahwa luka, kehilangan, dan kemalangan bukanlah akhir dari segalanya. Dalam setiap derasnya hujan selalu ada kesempatan baru untuk menemukan harapan. Novel ini tidak hanya menyajikan cerita nan menyentuh, tetapi juga menghadirkan pesan bahwa setiap orang berkuasa mendapatkan sinar setelah melewati hari hari nan gelap. Membaca kitab ini seperti menemukan tempat berlindung nan menawarkan kehangatan, pengertian, dan keberanian untuk kembali melangkah.

Buku Toko nan Buka di Kala Hujan karya You Yeong-Gwang ini bisa Anda dapatkan hanya di Gramedia.com ya. Sebagai kawan untuk #TumbuhBermakna, Gramedia siap memberikan info dan produk terbaik untuk mendampingi perjalanan membaca kamu. 

Rekomendasi Buku

1. Dallergut 1 : Toko Penjual Mimpi

 Toko Penjual Mimpi

button cek gramedia com

Ada sebuah desa nan hanya bisa Anda kunjungi dalam tidurmu. Tempat paling terkenal di desa ini adalah Dallergut: Toko Penjual Mimpi nan mengumpulkan dan menjual segala macam mimpi. Toko ini selalu ramai oleh pengguna manusia dan hewan nan mau tidur panjang alias tidur siang. Setiap lantainya dilengkapi dengan mimpi-mimpi dari beragam macam aliran istimewa, termasuk mimpi tentang masa kecil, perjalanan menyenangkan, melahap makanan lezat, hingga mimpi jelek dan mimpi misterius.

Di toko ini ada Dallergut, si pemilik toko; Penny, tenaga kerja baru nan asal-asalan dan penuh rasa mau tahu; Aganap Coco, produser mimpi legendaris; dan Vigo Myers, manajer lantai dua. Penny ditugaskan untuk bekerja di lantai satu dengan tenaga kerja veteran, Bibi Weather. Namun, pada hari pertama dia bekerja, mimpi nan mahal dicuri ….

2. Toko Obat Cinta Keluarga Botero – Botero Family’s Love Pharmacy

Toko Obat Cinta Keluarga Botero - Botero Family's Love Pharmacy

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Toko Obat Cinta family Botero bukanlah toko obat biasa—di sinilah luka hati diobati, kasih nan retak dipertautkan, dan keberanian untuk mencintai kembali tumbuh. Melalui kisah Hyosun, Hana, dan mereka nan singgah, novel ini mengingatkan kita bahwa cinta, seaneh dan serumit apa pun, selalu menjadi obat paling mujarab bagi manusia. Mereka nan telah meminum racikan obat cinta bersaksi tentang kemanjurannya. Saya memutuskan untuk jatuh cinta. Tapi apa itu cinta?

Novel ini mendekati cinta selangkah demi selangkah melalui perubahan orang-orang nan telah meminum racikan obat cinta. Saya suka lantaran saya kudu meminum satu racikan obat cinta setiap hari. Sebab, seperti banyak perihal nan berbobot bagi kita, cinta juga bisa dikatakan memperkuat melalui upaya dan perhatian sehari-hari. Sebuah pil mini nan menanamkan cinta sehari-hari dalam diri saya. Kalau ada pil seperti ini, saya mau segera memasukkannya ke mulut dan mengecek efektivitasnya. Apa nan bakal terjadi jika cinta meresap ke dalam diri saya?

3. Witch Bakery: Toko Roti Pengantar Jiwa

 Toko Roti Pengantar Jiwa

button cek gramedia com

Ke manakah perginya arwah hewan nan sudah mati?

Sebuah toko roti asing menawarkan pekerjaan kepada Lala nan sudah acapkali ditolak saat mencari pekerjaan paruh waktu. Ternyata, toko roti itu merupakan pemberhentian sementara para arwah hewan sebelum menuju bumi bawah. Berbagai arwah datang dengan angan mewujudkan kemauan terakhir mereka dengan pemilik sebelumnya.

Lala menemukan bahwa dirinya mempunyai keahlian untuk berkomunikasi dengan hewan. Dia pun menerima pekerjaan tersebut dan berkenalan dengan banyak Doong Doong berbentuk roti.

Selengkapnya
Sumber Gramedia
Gramedia