Review Buku Fourth Wing

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Fourth Wing – Ada akademi perang nan melatih penunggang naga. Kedengarannya keren sampai Anda tahu satu perincian kecil: banyak muridnya tidak keluar hidup-hidup.

Fourth WIng adalah novel khayalan romantis dewasa karya Rebecca Yarros nan membukanya dengan seri Empyrean. Ceritanya mengikuti Violet Sorrengail, gadis nan sejak mini dipersiapkan menjadi ahli tulis, tetapi dipaksa ibunya masuk Basgiath War College untuk menjadi penunggang naga di Kerajaan Navarre. Tubuhnya rapuh, latihannya mematikan, dan ancaman datang dari mana-mana, termasuk dari Xaden Riorson, salah satu penunggang nanga paling rawan di akademi itu.

Novel ini pertama terbir di Amerika Serikat pada 2 Mei 2023 oleh Entangled Publishing melalui imprint Red Tower Books, lampau datang di Indonesia lewat Elex Media Komputindo pada 12 Mei 2025. Popularitasnya meledak di organisasi BookTok hingga menembus daftar bestseller The New York Times dan memenangkan TikTok Book Awards 2024 International Book of The Year, dengan penjualan lebih dari 2,7 juta kopi di minggu pertama serta terjemahan ke sekitar 30 bahasa.

Ide ceritanya sendiri berasal dari lima konsep nan diajukan Rebecca Yarros kepada penerbitnya, sementara karakter Violet nan rentan terinspirasi dari perjuangannya hidup dengan Ehlers-Danlos syndrome, sebagai langkah menunjukkan bahwa apalagi tubuh nan dianggap lemah pun tetap bisa menjadi pahlawan.

button cek gramedia com

Profil Rebecca Yarros – Penulis Buku Fourth Wing (The Empyrean #1)

Rebecca Yarros adalah penulis kitab terlaris nomor satu di The New York Times, USA Today, dan Wall Street Journal. Ia telah menghasilkan lebih dari dua puluh karya, termasuk Fourth Wing dan In the Likely Event. Namanya semakin dikenal luas setelah menerima British Book Award untuk kategori Buku Terbaik Tahun Ini serta Alex Award dari American Library Association. Rebecca dikenal sebagai sosok nan mempunyai kesukaan besar pada bumi militer dan telah menjalani pernikahan senang selama lebih dari dua dekade.

Sebagai ibu dari enam anak, kesehariannya tidak hanya diisi dengan menulis. Ia kerap menghabiskan waktu di arena beruntung alias memainkan gitar sebagai hiburan. Rebecca dan keluarganya menetap di Colorado berbareng anjing bulldog Inggris mereka nan keras kepala, dua chinchilla nan cukup galak, serta dua kucing nan menjadi “penguasa” di rumah mereka.

Pengalamannya mengasuh dan mengangkat anak bungsu menjadi argumen kuat baginya untuk aktif dalam aktivitas sosial. Bersama sang suami, dia mendirikan organisasi nirlaba berjulukan One October pada tahun 2019. Lembaga ini berfokus pada upaya mendukung anak-anak dalam sistem pengasuhan. Informasi mengenai karya-karya terbaru Rebecca dapat ditemukan di situs resminya www.RebeccaYarros.com

Sinopsis Buku Fourth Wing (The Empyrean #1)

Violet Sorrengail sejak mini telah disiapkan untuk memasuki Kuadran Panitera, tempat nan tenang bagi para pecinta kitab dan sejarah. Namun rencana hidupnya berubah ketika ibunya, Jenderal Lilith Sorrengail, memerintahkannya untuk berasosiasi dengan para calon penunggang naga di Akademi Perang Basgiath. Ia kudu bersaing dengan ratusan kandidat lain demi menjadi bagian dari pasukan elite Navarre.

Kondisi fisiknya nan dianggap “lemah” membikin Violet menjadi sasaran pandangan meremehkan, apalagi naga pun enggan memilih penunggang nan tidak kuat. Jumlah naga nan terbatas dibandingkan kandidat menjadikannya salah satu peserta nan paling berisiko kehilangan nyawa. Ancaman tidak hanya datang dari rekan seangkatannya, tetapi juga dari para senior nan menyimpan dendam terhadap keluarganya.

Untuk bertahan, Violet memerlukan keberanian, kecerdikan, dan tekad nan kuat. Setiap hari di akademi membawa ancaman baru, sementara perang di luar tembok semakin mendekat. Perisai kerajaan mulai runtuh, jumlah korban terus bertambah, dan perlahan Violet menyadari bahwa ada rahasia besar nan tidak pernah diungkap kepada para siswa. Di tempat ini, setiap orang mempunyai kepentingan sendiri, baik itu teman, musuh, maupun kekasih. Begitu seseorang masuk ke Akademi Perang Basgiath, hanya ada dua pilihan nan menantinya: lulus alias mati.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Fourth Wing (The Empyrean #1)

Pros & Cons

Pros

  • Alur nan seru.
  • Pembangunan latar belakang nan kuat.
  • Twist di bagian akhir.
  • Menyisipkan romansa nan pas.

Cons

  • Tulisan terlalu kecil.
  • Tidak ada kedalaman karakter

Kelebihan Buku Fourth Wing (The Empyrean #1)

Buku Fourth Wing (The Empyrean #1) karya Rebecca Yarros menawarkan beragam perihal menarik nan membuatnya menjadi salah satu kitab nan mendunia. 

  • Alur nan seru

Cerita dalam kitab ini betul-betul membawa pembaca masuk ke dalam petualangan nan intens dan mendebarkan. Sejak laman pertama, ketegangannya sudah terasa dan susah untuk berakhir membaca.

Tidak ada bagian nan terasa membosankan, setiap segmen mengalir sigap dan membikin pembaca terus mau tahu apa nan bakal terjadi selanjutnya. Sensasi nan diberikan ibaratkan naik wahana roller coaster, penuh kejutan dan sangat menghibur.

  • Pembangunan latar belakang nan kuat

Dunia Fourth Wing terasa hidup berkah latar belakang dan sejarah nan digarap dengan cukup matang. Meski tetap dalam tahap pengembangan di kitab pertama, bumi Navarre sudah menunjukkan banyak potensi menarik.

Penjelasan mengenai aktivitas militer, perjanjian tenteram dengan para naga, serta hubungan dengan musuh mereka nan mempunyai Grayphon (griffin) memberikan gambaran nan jelas tentang bentrok besar dalam cerita. Informasi mengenai bumi ini juga disisipkan dengan langkah nan lembut melalui narasi Violet, sehingga tidak terasa seperti beban penjelasan panjang.

  • Twist di bagian akhir

Menjelang akhir cerita, penulis sukses memberikan kejutan nan membikin alurnya semakin seru. Ketika ketegangan mulai sedikit mereda, tindakan besar kembali dimunculkan dan membawa cerita ke puncak nan menegangkan.

Bagian akhir nan menggantung juga sukses membangkitkan rasa penasaran pembaca untuk mengetahui kelanjutan kisah Violet dan bumi Empyrean.

  • Menyisipkan romansa nan pas

Selain petualangan dan pertempuran, unsur romansa dalam kitab ini menjadi komponen pelengkap nan menyegarkan. Cerita cinta nan berkembang di antara ketegangan tindakan memberikan keseimbangan pada alur.

Romansa ini tidak berlebihan, justru dihadirkan secara lembut melalui perbincangan dan hubungan nan membikin pembaca ikut merasakan getaran emosi para tokohnya.

Kekurangan Buku Fourth Wing (The Empyrean #1)

Meskipun kitab Fourth Wing (The Empyrean #1) mempunyai banyak kelebihan, bukan berfaedah kitab ini tidak mempunyai kekurangan sama sekali. 

  • Tulisan terlalu kecil

Bagi sebagian pembaca, ukuran huruf dalam kitab ini mungkin terasa terlalu mini sehingga agak melelahkan mata ketika membaca dalam waktu lama. Selain itu, panjang setiap bab juga cukup signifikan, nan bisa membikin pembaca merasa kewalahan jika tidak terbiasa dengan kitab berdurasi panjang.

Meski begitu, ceritanya tetap mengalir sehingga tetap terasa menarik untuk diikuti.

  • Tidak ada kedalaman karakter

Meskipun alur cerita dan bumi nan dibangun sangat kuat, pengembangan karakter di beberapa bagian terasa kurang mendalam. Beberapa tokoh sampingan tidak mendapat porsi nan cukup untuk membikin pembaca betul-betul memahami motivasi dan kepribadian mereka.

Hal ini menyebabkan hubungan antar karakter terkadang terasa terburu-buru dan tidak sepenuhnya menggali emosi nan ada.

Sindrom Ehlers-Danlos (EDS)

Dalam novel ini, tokoh utama Violet digambarkan mempunyai kondisi kerapuhan bentuk nan terinspirasi dari pengalaman pribadi Rebecca Yarros nan hidup dengan Ehlers-Danlos Syndrome. Ehlers-Danlos Syndrome (EDS) merupakan sekelompok kelainan genetik langka nan memengaruhi jaringan ikat dalam tubuh. Kondisi ini menyebabkan sendi menjadi sangat longgar, kulit lebih elastis dan rapuh, serta pembuluh darah mini mudah pecah. Gejala umum nan sering muncul meliputi sendi nan tidak stabil dan mudah terkilir, kulit nan mudah memar serta susah pulih, dan pembentukan jaringan parut nan tidak normal. Dalam corak nan lebih berat, seperti jenis vaskular, EDS dapat membahayakan nyawa lantaran tembok pembuluh darah, usus, alias rahim bisa pecah secara tiba-tiba.

Gejala dan tanda:

  1. Muskuloskeletal: Nyeri sendi nan berjalan lama, ketidakstabilan sendi nan menyebabkan dislokasi, nyeri otot dan saraf, serta kelemahan pada otot.
  2. Kulit: Kulit terasa sangat lembut, elastis, dan rapuh, mudah mengalami memar, serta proses pengobatan luka nan lebih lambat dan tidak sempurna.
  3. Kardiovaskular: Pembuluh darah mini mudah pecah, dan pada jenis vaskular terdapat akibat tinggi pecahnya pembuluh darah alias organ.
  4. Lainnya: Kelelahan kronis dan kemungkinan munculnya komplikasi pada organ lain seperti mata, saluran pencernaan, dan sistem saraf.

Penanganan:

  1. Belum ada penyembuhan: Hingga saat ini, belum ditemukan obat nan dapat menyembuhkan EDS. Penanganannya lebih berfokus pada pengelolaan indikasi dan pencegahan komplikasi.
  2. Pendekatan multidisiplin: Perawatan biasanya dilakukan oleh tim medis dari beragam bagian skill untuk memberikan penanganan menyeluruh.
  3. Fisioterapi: Terapi bentuk membantu memperkuat otot di sekitar sendi agar lebih stabil dan mengurangi akibat cedera.
  4. Pembedahan: Tindakan operasi dapat dipertimbangkan untuk memperbaiki sendi nan mengalami kerusakan.
  5. Obat-obatan: Penggunaan obat pereda nyeri sesuai petunjuk master untuk membantu mengurangi ketidaknyamanan.
  6. Pemantauan lanjutan: Pemeriksaan rutin sangat krusial untuk mendeteksi dan mengelola komplikasi, terutama nan berangkaian dengan jantung dan pembuluh darah.

Penutup

Buku ini betul-betul memberikan pengalaman membaca nan memikat dari awal hingga akhir. Setiap halamannya seakan dipenuhi oleh alur nan hidup, membikin pembaca larut dalam suasana euforia nan terus mengalir. Tidak ada ruang untuk kebosanan lantaran selalu ada kejutan, konflik, alias emosi baru nan menanti di setiap bab. Ceritanya bisa membangkitkan semangat, sehingga selesai membaca pun rasanya seperti baru saja mengalami petualangan nan seru dan mendebarkan.

Buku Fourth Wing (The Empyrean #1) karya Rebecca Yarros adalah referensi khayalan nan bisa membikin Anda terbayang-bayang dengan segala tindakan dan perincian nan tidak ada di bumi nyata ini. Grameds bisa menemukan kitab ini tersedia di Gramedia.com ya! Sebagai #SahabatTanpaBatas, kami selalu siap memberikan info dan produk terbaik untuk kamu. 

Penulis: Gabriel

Rekomendasi Buku

1. Kisah Tanpa Akhir

Kisah Tanpa Akhir

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Ketika Bastian tak sengaja menemukan kitab tua berjudul Kisah Tanpa Akhir, dia tiba-tiba terjun ke bumi angan Fantasia—bahkan menjadi tokoh utama dalam kisahnya. Dunia ajaib nan misterius itu rupanya dalam ancaman besar nan bisa memengaruhi bumi manusia juga dan Bastian adalah sang terpilih untuk menyelamatkannya.

Ia kudu berhadapan dengan beragam makhluk nan sama sekali tak terbayangkan, dalam beragam situasi nan membingungkan. Dapatkah Bastian melangkahi pemisah antara realitas dan khayalan untuk menyelamatkan Fantasia?

2. The Arcanum of Aalisha

The Arcanum of Aalishabutton cek gramedia com

Athinelon, bumi sihir dengan keajaiban dan rahasianya nan tak terduga. Dunia nan terbagi menjadi beberapa benua, wilayah, distrik, dan zero domain. Dunia nan penuh dengan kastil-kastil megah serta kuil para Dewa.

Athinelon nan dulunya dikuasai bangsa iblis. Hingga lahirlah 8 Anak Diberkahi Para Dewa nan membebaskan bumi ini dari penderitaan. Kini keturunan mereka dikenal sebagai 8 Majestic Families. Majestic Families nan begitu diagung-agungkan oleh dunia.

3. Toko nan Buka di Kala Hujan

Toko nan Buka di Kala Hujan

https://cdnwpseller.gramedia.com/wp-content/uploads/2024/04/button_cek-gramedia-com.png

Selamat datang di Toko Musim Hujan! Sebagai pertokoan terhormat nan menjunjung tinggi kejujuran dan kepercayaan, kami mau mengusulkan penawaran spesial kepada Anda. Apakah Anda mau menjual kemalangan Anda?

Kami bakal memberi Anda kesempatan untuk menukarkannya dengan kebahagiaan nan tersedia di toko. Namun, kami tidak bertanggung jawab atas apa pun nan terjadi selama Anda berada di sini.

Selengkapnya
Sumber Gramedia
Gramedia