
Respons Orangtua soal Pembatasan TikTok hingga Roblox untuk Anak. (Foto: Ravie Wardani/Okezone)
JAKARTA - Kebijakan pemerintah membatasi TikTok hingga Roblox bagi anak-anak mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah orang tua menilai langkah ini baik untuk menjaga tumbuh kembang buah hati.
Salah satu pasangan asal Depok, Ara dan Fauzi, mengungkapkan bahwa pembatasan gadget sebenarnya sudah mereka lakukan secara berdikari di rumah.
Namun, mereka tetap memerlukan peran nyata dari pemerintah untuk turut mengintervensi keamanan digital bagi anak.
"Kalau kita sih sebagai orangtua memang membatasi dari awal. Jadi ya mendukung sih, bagus-bagus saja," ujarnya saat ditemui di area Ragunan, Jakarta Selatan, dikutip Minggu (29/3/2026).
Menurutnya, pengawasan ketat memang perlu dilakukan mengingat adanya akibat negatif nan mulai dirasakan. Ia pun secara tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana izin tersebut.
"Mendukung sih, iya," tegas Ara.
Ara sendiri sangat cemas dengan pengaruh besar dari sejumlah platform digital, termasuk permainan Roblox.
"Apalagi dari bahasa di Roblox itu kan," tambahnya.
Terakhir, dia berambisi agar keamanan digital di Indonesia semakin diperketat, terutama dari konten dewasa.
"Harapannya jika bisa sih konten-konten nan terbuka, seperti konten pornografi, jangan sampai ada untuk anak-anak," tutupnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah mulai menerapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas) per hari ini, Sabtu (28/3/2026).
Hal senada juga disampaikan oleh pasangan asal Bogor, Jawa Barat, Jamaluddin dan Kania, mencurahkan kisah pilu anaknya nan kecanduan gadget. Keduanya pun kompak mendukung pembatasan sejumlah platform digital bagi anak nan baru diterapkan pemerintah.
Menurut Jamal, perilaku anak-anak di era digital saat ini sudah cukup mengkhawatirkan. Ia menilai langkah tegas pemerintah menjadi solusi nan tepat untuk meredam akibat negatif media sosial dan game pada anak.
"Oh jika jenis saya ya nggak apa-apa sih ada pembatasan gitu ya, soalnya era sekarang itu anak-anak makin menjadi-jadi gitu," ujar Jamal.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·