
Jan Olde Riekerink kecewa Dewa United tersingkir di perempatfinal AFC Challenge League. (Foto: Andika Rachmansyah/Okezone)
PELATIH Dewa United, Jan Olde Riekerink, kecewa berat timnya bermain seri melawan Manila Digger di leg kedua perempatfinal AFC Challenge League 2025-2026. Sebab, hasil seri itu membikin Dewa United kudu tersingkir dari kejuaraan antarklub Asia tersebut.
Dewa United kudu puas bermain 2-2 saat menjamu Manila Digger di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Kamis 12 Maret 2026 pukul 20.30 WIB. Tuan rumah sempat tertinggal dua gol lebih dulu lewat tindakan Pa Ousman Gai (35’) dan Modou Joof (53’), sebelum bisa disamakan berkah brace Damion Lowe (65’), dan 80’).

Hasil seri ini sekaligus membikin Dewa United gugur dari arena tersebut lantaran kalah dengan skor agregat 2-3 dari Manila Diggers FC. Pada pertemuan pertama, Banten Warriors menelan kekalahan tipis 0-1.
1. Jan Olde Riekerink Telah Analisis Permainan Manila Digger FC
Usai pertandingan, Jan Olde Riekerink tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Eks pembimbing Galatasaray itu mengatakan sebenarnya mereka telah menganalisis permainan dari Manila Digger pada leg pertama.
“Tentu saja kami sangat kecewa. Enam hari lampau kami memainkan pertandingan di Manila dan kami bisa menganalisis laga tersebut dengan cukup baik,” kata Jan Olde Riekerink dalam konvensi pers usai laga.
Eks pembimbing SC Heerenveen itu menilai sembilan pemain Gambia menjadi senjata Manila Digger FC. kKnyataannya pun memang benar, bentuk para pemain Dewa United cukup terkuras oleh kekuatan pemain asing tim tamu, terkhusus pada babak pertama.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·