
Pembalap Tim Red Bull Racing, Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
FLORIDA – Balapan di Formula One (F1) GP Miami 2026 menyisakan tensi tinggi antara dua mantan rekan satu tim, Max Verstappen dan Carlos Sainz Jr. Meski sukses finis di posisi kelima, Verstappen kudu melewati perjuangan keras di papan tengah nan dia sebut sebagai ‘hutan’ lantaran sangat kacau setelah sempat tergelincir di lap pembuka.
1. Ketegangan di Tikungan 17
Insiden dimulai saat Verstappen, nan sedang berupaya memperbaiki posisi, melakukan manuver garang terhadap Sainz di Tikungan 17. Pembalap Red Bull Racing tersebut melakukan late braking dari sisi dalam nan memaksa Sainz melebar.
Melalui radio tim, pembalap Williams tersebut meluapkan kekesalannya dengan menyebut Verstappen melakukan semena-mena lantaran merasa lebih superior di lini tengah.
Sainz apalagi melabeli style balap Verstappen sebagai tindakan periode pemisah saat berbincang kepada media pasca-balap. Menanggapi perihal tersebut, sang juara bumi empat kali itu tampak santai.
"Saya tidak tahu. Di lini tengah itu sedikit mirip rimba (agak kacau), jadi saya tidak tahu kudu bilang apa," ujar pembalap asal Belanda tersebut, merujuk pada ketatnya persaingan di posisi medioker, melansir dari Crash, Kamis (7/5/2026).
Max Verstappen. (Foto: Instagram/maxverstappen1)
2. Drama Lap Terakhir
Perjalanan Verstappen di Miami tidak berakhir di situ. Di lap terakhir, dia terlibat kontak dengan George Russell nan mengakibatkan kerusakan pada sayap depan mobil pembalap Mercedes AMG Petronsa tersebut.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·