Johnny Jansen Kalem meski Bali United Kalah 1-2 Lawan Sabah FC

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2026 |01:13 WIB

Johnny Jansen Kalem meski Bali United Kalah 1-2 Lawan Sabah FC

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap tenang meski timnya baru saja kalah 1-2 dari Sabah FC dalam laga berjudul Dewata Challenge Series 2026 (Foto: I.League)

GIANYAR – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap tenang meski timnya baru saja kalah 1-2 dari Sabah FC dalam laga berjudul Dewata Challenge Series 2026. Malahan, hasil itu menjadi pelajaran berbobot sebelum kejuaraan sebenarnya. 

Bali United menelan kekalahan dari Sabah FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Kamis 13 Agustus 2026. Kekalahan tersebut tidak membikin Jansen terlalu khawatir. Ia menilai hasil pertandingan pramusim bukan menjadi konsentrasi utama timnya saat ini.

Bali United menang 1-0 atas Dewa United di Super League 2025-2026 baliunitedfc

"Ya, ini adalah masa pramusim. Mengenai tiga poin, tentu selalu menyenangkan untuk menang dan memuaskan, tapi bagi kami ini lebih ke arah persiapan," kata Jansen dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Sabtu (15/8/2026).

1. Puas

Bali United sekarang sedang mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan Super League 2026-2027 nan segera bergulir. Jansen menilai pertandingan melawan Sabah FC memberikan kesempatan bagi para pemain untuk mendapatkan menit bermain.

"Kami bakal memulai liga minggu depan dan kami puas bisa memberikan menit bermain selama 90 menit bagi beberapa pemain. Jadi, kami berupaya bersiap untuk awal liga," imbuh Jansen. 

Pria asal Belanda itu juga menilai kondisi sepakbola Indonesia saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Pengalaman musim sebelumnya tidak menjadi satu-satunya referensi lantaran komposisi tim-tim peserta kejuaraan juga telah berubah.

"Ya, tapi itu sudah nyaris dua musim nan lalu. Jadi tim-tim sudah berubah. nan saya tahu tentang musuh adalah mereka tim nan bagus dan tentu saja kami tahu style bermain nan bakal mereka terapkan," ujar Jansen. 

Pria berkepala plontos tersebut memilih lebih konsentrasi membangun permainan timnya daripada menyiapkan strategi unik untuk menghadapi setiap lawan. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih krusial dalam masa persiapan sebelum kejuaraan resmi dimulai.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com