PT Bank Sulteng akhirnya angkat bicara mengenai foto dan narasi nan viral di media sosial mengenai seorang istri sah nan diduga mendatangi instansi bank wilayah Sulawesi Tengah untuk melabrak seorang pegawai nan diduga menjadi pelakor.
Humas Divisi Corporate Secretary PT Bank Sulteng, Abdu Borman, mengatakan peristiwa tersebut tidak berangkaian dengan aktivitas kelembagaan Bank Sulteng.
"Sehubungan dengan info nan beredar mengenai persoalan pribadi salah satu pegawai, kami menegaskan perihal tersebut tidak berangkaian dengan aktivitas kelembagaan Bank Sulteng," kata Abdu dalam keterangannya di akun resmi IG Bank Sulteng, Senin (7/9).
Meski demikian, Bank Sulteng mengaku telah mengambil langkah mengenai persoalan tersebut. Pihaknya telah memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap pegawai nan terlibat.
"Bank Sulteng telah melakukan langkah penjelasan secara internal dan bakal menindaklanjuti perihal tersebut," sambungnya.
Bank Sulteng menegaskan komitmennya untuk menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengaitkan persoalan pribadi perseorangan dengan lembaga Bank Sulteng," harapnya.
Sebelumnya, wanita nan diduga mendatangi salah satu pegawai bank wilayah tersebut disebut membawa sekitar 20 personil Polri. Ia juga memasang karangan kembang bertuliskan, "Turut Berduka Cita Atas Hilangnya Harga Diri Pelakor".
Pada bagian bawah karangan kembang tersebut tercantum tulisan, "Dari Istri Sah".
Polda Sulteng Turut Selidiki
Terkait peristiwa tersebut, Polda Sulawesi Tengah turut melakukan penyelidikan. Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Achmad Muhaimin, mengatakan pihaknya telah melakukan pendalaman terhadap info nan beredar.
Pendalaman dan pemeriksaan dilakukan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulteng.
"Apabila dalam proses pendalaman dan pemeriksaan nantinya ditemukan adanya pelanggaran nan dilakukan oleh personil Polri, maka pihaknya bakal memproses sesuai dengan ketentuan dan patokan nan berlaku," kata Muhaimin kepada kumparan.
Polda Sulteng memastikan proses pendalaman dan pemeriksaan dilakukan secara ahli untuk mengungkap kebenaran mengenai persoalan tersebut.
"Kami mengimbau kepada penduduk masyarakat tetap tenang. Percayakan proses pendalaman dan pemeriksaannya kepada Bid Propam Polda Sulteng. Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu bakal ditindaklanjuti sesuai ketentuan nan berlaku," harapnya.
40 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·