Resep bakwan Pontianak super garing tahan lama, lengkap teknik menggoreng agar tidak berminyak

Sedang Trending 5 bulan yang lalu
Resep bakwan Pontianak super garing tahan lama, komplit teknik menggoreng agar tidak berminyak

foto: brilio.net/Agustin Wahyuningsih

- Bakwan sayur alias bala-bala merupakan hidangan nan tidak pernah tidakhadir dari meja makan saat waktu berbuka puasa tiba. Dari sekian banyak jenis, Bakwan Sayur unik Pontianak menjadi salah satu nan paling dicari lantaran karakter khasnya nan tipis, lebar, serta mempunyai tekstur renyah nan tahan lama. Tambahan topping udang utuh alias taburan rebon di atasnya memberikan sensasi gurih nan unik.

Masalah utama saat membuat bakwan di rumah adalah teksturnya nan sigap lembek setelah dingin. Namun, dengan teknik pemilihan bahan dan metode menggoreng nan tepat, bakwan buatanmu bisa tetap garing dan renyah meskipun sudah didiamkan cukup lama.

Rahasia Racikan Tepung untuk Tekstur Garing Tahan Lama

Kunci dari kerenyahan bakwan Pontianak terletak pada komposisi adukan tepungnya. Penggunaan tepung terigu protein sedang nan dicampur dengan sedikit tepung beras adalah kombinasi terbaik. Tepung beras berfaedah memberikan pengaruh "kriuk" nan lebih keras, sehingga bakwan tidak mudah layu terkena uap panas sayuran.

Selain itu, pastikan adukan tidak terlalu kental. Adonan nan sedikit encer bakal menghasilkan lapisan bakwan nan tipis dan garing merata hingga ke bagian dalam.

Langkah Membuat Bakwan Pontianak "Anti Lembek"

Berikut adalah pedoman komplit membikin Bakwan Sayur Pontianak nan tipis, garing, dan renyah tahan lama. Takaran ini sudah disesuaikan agar teksturnya tidak keras dan pas untuk menu takjil.

Bahan-Bahan & Takaran Presisi

Adonan Tepung:

- 250 gram Tepung terigu protein sedang
- 50 gram Tepung beras (Kunci garing tahan lama)
- 20 gram Tepung maizena (Memberikan tekstur ringan)
- 350 - 400 ml Air es (Tuang berjenjang hingga adukan sedikit encer)
- 1 butir Kuning telur (Untuk rasa gurih alami)

Bahan Sayuran:

- 150 gram Kol, iris halus
- 100 gram Wortel, pangkas korek api tipis
- 2 batang Daun bawang & Seledri, iris halus
- Udang ukuran sedang alias Rebon secukupnya untuk topping

Bumbu Halus:

- 5 siung Bawang putih
- 3 siung Bawang merah
- 1 sdt Ketumbar serbuk & 1/2 sdt Merica bubuk
- 1,5 sdt Garam & 1 sdt Kaldu jamur
- 1/2 sdt Gula pasir
- 1/4 sdt Baking soda

Cara Membuat Langkah demi Langkah

Langkah 1: Membuat Adonan

Campurkan tepung terigu, tepung beras, maizena, ramuan halus, dan semua ramuan pelengkap dalam satu wadah. Tuangkan air es sedikit demi sedikit sembari diaduk rata menggunakan whisk hingga tidak ada gumpalan. Masukkan kuning telur, kombinasi kembali.

Catatan: Pastikan adukan sedikit lebih encer dari bakwan biasa agar hasilnya bisa tipis dan garing merata.

Langkah 2: Mencampur Sayuran

Masukkan irisan kol, wortel, daun bawang, dan seledri ke dalam adukan tepung. Aduk perlahan sampai semua sayuran terbalut adonan. Masukkan baking soda terakhir tepat sebelum digoreng agar reaksinya maksimal.

Langkah 3: Memanaskan Cetakan

Panaskan minyak goreng dalam jumlah banyak (deep frying). Rendam sendok sayur besi (cetakan) di dalam minyak panas selama beberapa menit. Ini sangat krusial agar adukan tidak lengket saat dicetak.

Langkah 4: Mencetak & Menggoreng

1. Ambil sendok sayur nan sudah panas, tuangkan adukan ke dalamnya hingga agak penuh namun tipis.
2. Letakkan satu ekor udang alias taburan rebon di bagian atas, tekan sedikit agar menempel.
3. Masukkan kembali sendok sayur berisi adukan ke dalam minyak panas.
4. Tunggu beberapa detik sampai pinggirannya mengeras, lampau goyangkan pelan hingga bakwan terlepas dari cetakan.
5. Goreng dengan api sedang sampai berwarna kuning keemasan. Balik sekali saja.

Langkah 5: Penirisan

Angkat bakwan dan tiriskan dalam posisi berdiri (tegak) agar minyak turun sempurna dan bakwan tidak sigap lembek lantaran uap panas nan terperangkap.

FAQ Membuat Bakwan Pontianak

1. Apakah boleh menambahkan telur ke dalam adukan agar lebih gurih?

Menambahkan telur memang membikin rasa lebih gurih, namun telur condong membikin tekstur gorengan lebih sigap lembek dan lembek setelah dingin. Jika mau garing tahan lama, sebaiknya hindari penggunaan telur alias gunakan hanya bagian putihnya saja.

2. Mengapa bakwan saya terasa sangat berminyak setelah diangkat?

Hal ini biasanya terjadi lantaran suhu minyak terlalu rendah saat adukan dimasukkan, alias bakwan terlalu sering dibalik. Pastikan minyak sudah betul-betul panas dan kembali bakwan cukup satu kali saja setelah bagian bawahnya mengeras.

3. Bagaimana langkah mencuci udang agar tidak amis saat dijadikan topping?

Cuci udang dengan air mengalir, buang bagian kepalanya jika perlu, lampau lumuri dengan perasan jeruk nipis selama 5 menit. Bilas kembali dan keringkan dengan tisu dapur sebelum diletakkan di atas adukan bakwan.

4. Bisakah baking soda digunakan untuk menambah kerenyahan?

Bisa. Menambahkan sedikit (seujung sendok teh) baking soda dapat membantu menciptakan rongga udara mini di dalam adonan, sehingga tekstur bakwan menjadi lebih ringan dan tidak keras saat digigit.

5. Bagaimana langkah menyimpan sisa bakwan agar bisa renyah kembali untuk sahur?

Simpan bakwan dalam wadah rapat udara. Untuk menikmatinya kembali saat sahur, gunakan air fryer pada suhu 180°C selama 3-5 menit alias panggang sejenak di oven agar minyak keluar dan tekstur kembali garing.

(brl/tin)

Selengkapnya
Sumber Briliofood.net
Briliofood.net