Rektor Unsoed Akhmad Sodiq yang Kena OTT KPK Punya Harta Rp3,1 Miliar

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq nan terseret OTT KPK memiliki total kekayaan kekayaan sebesar Rp3.124.541.326.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tanggal penyampaian 19 Maret 2026 periodik 2025, Akhmad Sodiq tercatat mempunyai aset tanah dan gedung dengan total Rp2,5 miliar terdiri dari tanah seluas 505 meter persegi di Kabupaten Banyumas nan merupakan hasil sendiri senilai Rp1,3 miliar.

Kemudian tanah seluas 1.051 m2 di Banyumas senilai Rp395 juta nan merupakan hasil sendiri, ada pula tanah seluas 1.129 meter persegi senilai Rp510 juta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga melaporkan mempunyai tanah dan gedung hasil sendiri seluas 1.050 m2 di Kabupaten Banyumas senilai Rp295 juta.

Selanjutnya Sodiq melaporkan 3 unit motor dan 2 unit mobil dengan total nilai Rp285 juta.

Selain itu, dia juga tercatat mempunyai kekayaan Rp463.9 juta dalam rupa kekayaan bergerak lainnya, Rp49.941.326 berupa kas dan setara kas, Rp3.299.541.326 berupa kekayaan lainnya, serta Rp175 juta dalam corak hutang.

Dilansir dari laman resmi Unsoed, Akhmad menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Jenderal Soedirman. Lalu, dia melanjutkan pendidikannya di program studi Animal Science di Der-Georg August Universitaet Goettingen, Jerman untuk S2 dan Universitat Kassel untuk S3.

Riwayat organisasi Akhmad Sodiq pun cukup panjang. Ia merupakan bagian dari Dewan Kehormatan Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PERGUNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyumas.

Selain itu, dia juga aktif di beragam organisasi di bagian peternakan, seperti di Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Jawa Tengah, Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia, hingga Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Unsoed. Akhmad juga merupakan Dewan Pembina Asosiasi Sarjana Membangun Desa (SMD) Jawa Tengah.

Sejumlah penghargaan pun telah dia kantongi, mulai dari Piagam Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya XX Tahun 2017, Unsoed Award Bidang Pengabdian kepada Masyarakat, hingga sejumlah penghargaan Dosen Berprestasi.

Akhmad Sodiq terpilih menjadi rektor Unsoed dengan masa kedudukan 2022-2026 pada 24 Maret 2022. Sebelum menjadi rektor, dia juga menjabat sebagai Wakil Rektor Unsoed Bidang Akademik.

Pada 22 Juni 2026, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq sempat menjadi sasaran unjuk rasa mahasiswa Unsoed. Dalam tindakan tersebut, mahasiswa memprotes keputusan rektor nan mengirimkan mahasiswa untuk mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke Indonesia Timur untuk cek program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pemberangkatan ini dinilai tidak merepresentasikan sikap dan semangat perjuangan mahasiswa mengenai program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Akhmad Sodiq lampau menyampaikan bahwa pihak kampus menerima surat resmi dari Sekretariat Wakil Presiden nan berisikan penunjukan mahasiswa untuk mengikuti agenda tersebut.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Purwokerto dan mengamankan sejumlah pihak di antaranya Akhmad Sodiq, Kamis (20/8).

"Salah satu pihak nan diamankan adalah Rektor Unsoed," sebut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat (21/8) pagi.

Operasi dan aktivitas penyelidikan ini disebut berangkaian dengan dugaan pengondisian penerimaan mahasiswa baru.

"Terlebih dugaan korupsi terjadi saat proses awal penerimaan. Artinya, transaksional sudah terjadi saat mahasiswa baru membuka gerbang masuk kampus. Gerbang nan semestinya menjadi gapura cita-cita dan masa depan bangsa," ujar Budi.

(mou/isn)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional